DPRD KalselKALSEL

BK DPRD Kalsel Perkuat Etika dan Disiplin Anggota Dewan

206

RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Dalam upaya memperkuat marwah dan integritas lembaga legislatif, Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke DPRD DKI Jakarta. Fokus utama kunjungan ini adalah mempelajari penerapan kode etik, standar operasional prosedur (SOP), serta mekanisme penanganan pengaduan dan disiplin anggota dewan.

Ketua BK DPRD Kalsel, Rosehan Noor Bahri, mengatakan bahwa banyak hal penting yang bisa dijadikan pembelajaran untuk diterapkan di DPRD Kalsel. Mulai dari kedisiplinan anggota, tata tertib berpakaian, pengelolaan kehadiran, hingga mekanisme penanganan pelanggaran etika.

“Semoga pelajaran-pelajaran ini bisa kita terapkan di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Saya berharap rekan-rekan anggota dewan memahami dan menjalankan tugas serta fungsi secara utuh, agar dapat menjadi panutan dan teladan bagi masyarakat yang telah mempercayakan suaranya kepada kita,” ujar Rosehan.

Menurutnya, anggota dewan harus tidak hanya aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat, tetapi juga menjaga etika, kedisiplinan dan wibawa sebagai wakil rakyat.

Rombongan BK DPRD Kalsel diterima langsung oleh Wakil Ketua BK DPRD DKI Jakarta, Bambang Kusumanto, yang memaparkan sistem kerja BK di lingkungan DPRD DKI. Salah satu praktik baik yang menarik perhatian adalah program “BK Award”, yaitu bentuk apresiasi kepada anggota dewan yang dinilai berprestasi dan menjaga integritas.

Bambang juga menjelaskan bagaimana BK DKI Jakarta menangani aduan masyarakat secara transparan, membina perilaku anggota, serta mendorong koordinasi lintas fraksi agar tercipta suasana kerja yang sehat dan profesional di lingkungan DPRD.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis bagi BK DPRD Kalsel dalam mengadopsi dan menyesuaikan praktik-praktik baik yang telah diterapkan di ibu kota. Penguatan tata kelola internal dan peningkatan kesadaran etika diharapkan mampu membangun kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif di Kalimantan Selatan.

“Tantangan yang dihadapi DPRD DKI dan DPRD Kalsel pada dasarnya serupa. Kami ingin anggota dewan di Kalsel dikenal sebagai sosok yang berintegritas, responsif terhadap rakyat dan pantas menjadi representasi masyarakat,” pungkas Rosehan.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus belajar, BK DPRD Kalsel menargetkan terciptanya anggota dewan yang tidak hanya vokal, tetapi juga etis dan berwibawa dalam mengemban amanah rakyat. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

13 Puskesmas Tanpa Dokter, Bang Dhin Desak Pemprov Bergerak Cepat

BANJARMASIN — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin atau...

Jalan Rusak, Sekolah Sesak, Kampung Gelap: Sarniah Tagih Tanggung Jawab Pemerintah

TANAH BUMBU — Warga Kampung Tuyan, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, mengeluhkan...

Gubernur Kalsel, H. Muhidin Pastikan Kalsel Segera Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN

RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Sekdaprov Kalsel: Sinergi Forkopimda Kunci Jaga Stabilitas Daerah

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mewakili Gubernur...