RETORIKABANUA.ID, Surabaya – Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarbaru, Elysa Resturini, mencuri perhatian saat tampil memukau dalam balutan kain Sasirangan, wastra khas Kalimantan Selatan, pada ajang Fashion Show Ladies Program dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VII APEKSI, Kamis (8/5) di Hotel Sheraton, Surabaya.
Acara yang mempertemukan para istri wali kota se-Indonesia ini menjadi panggung promosi budaya dari berbagai daerah. Elysa membawa Sasirangan ke pentas nasional, menunjukkan kekayaan budaya Kota Banjarbaru yang sarat nilai tradisi dan keindahan motif khas Borneo.
Melalui penampilannya, Elysa tidak hanya menampilkan busana, tetapi juga memperkenalkan identitas daerah Banjarbaru kepada publik luas, sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, yang menjadi tuan rumah acara, berbagi rahasia keberhasilan PKK Surabaya dalam mengelola program-program pemberdayaan.
“Kuncinya ada dua: data dan kolaborasi,” ujarnya tegas.
“Tanpa data yang akurat, program tidak akan tepat sasaran. Dan tanpa kolaborasi, tidak akan ada hasil optimal meski programnya bagus,” tambahnya.
Rini menekankan pentingnya sinergi antara seluruh unsur – dari OPD, kader PKK, hingga masyarakat – dalam menjalankan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Acara Ladies Program kemudian dilanjutkan dengan diskusi hangat seputar penguatan peran Posyandu, serta diakhiri dengan penampilan spesial dari musisi Budi Doremi, yang menambah semarak dan kehangatan suasana.
Kehadiran Elysa Resturini dalam kegiatan ini menjadi simbol keterlibatan aktif PKK Banjarbaru dalam forum nasional serta komitmen mereka dalam memajukan peran perempuan dan pelestarian budaya lokal. (ms)

Leave a comment