RETORIKABANUA.ID, Batulicin – Komisi I DPRD Tanah Bumbu menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Tanah Bumbu untuk membahas program kerja tahun 2025 Pada Rabu (15/1). Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, H. Boby Rahman, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, dr. Muhammad Yandi Norjaya, bersama Kabid dan staf dari Dinas Kesehatan.
Dalam rapat tersebut, dr. Yandi memaparkan besarnya anggaran yang tersedia untuk Dinas Kesehatan Tanah Bumbu dan seluruh puskesmas di Tanah Bumbu tahun 2025, yang mencapai Rp. 253.389.517.485,00. Selain itu, Kadis Kesehatan juga menjelaskan peran dinas dalam mewujudkan visi-misi RPJMD Tanah Bumbu 2021-2026, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan derajat kesehatan masyarakat.
Komisi I DPRD Tanah Bumbu memberikan beberapa kritik dan saran terkait pelaksanaan program kerja Dinas Kesehatan pada tahun 2024. Salah satunya adalah masalah pengawasan terhadap kontraktor yang membangun fasilitas kesehatan. Beberapa proyek pembangunan fasilitas dinilai tidak memiliki kualitas maksimal sehingga belum bisa difungsikan dengan baik.
“Ada beberapa bangunan yang kualitasnya kurang baik, jadi belum bisa digunakan. Kami juga berharap ada tenaga medis, terutama bidan, yang siaga di setiap fasilitas kesehatan agar penanganan ibu yang melahirkan bisa segera ditangani,” ungkap Boby Rahman.
Dalam kesempatan tersebut, Boby juga menyinggung pentingnya pelayanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu. Ia mengingatkan bahwa sebelumnya program ini berjalan dengan cukup sederhana, yaitu hanya dengan membawa KTP, warga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa biaya.
Mengenai hal ini, dr. Yandi menjelaskan bahwa untuk mewujudkan pelayanan kesehatan gratis yang tepat sasaran, perlu ada sinkronisasi data antara pemerintah desa dan Dinas Sosial. Hal ini bertujuan agar program kesehatan gratis dapat benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan, yakni warga yang kurang mampu.
Rapat ini diakhiri dengan komitmen dari kedua pihak untuk terus memperbaiki pelayanan kesehatan di Tanah Bumbu. Dengan adanya anggaran yang cukup besar dan koordinasi yang lebih baik antara berbagai pihak, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan akan terus meningkat di tahun 2025, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan. (thr)

Leave a comment