RETORIKABANUA.ID, BANJARBARU – Kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru H.M. Aditya Mufti Ariffin, sukses membawa Pemerintah Kota Banjarbaru meraih prestasi gemilang dengan mendapatkan Penghargaan Kinerja Tahun Berjalan Kategori Pengendalian Inflasi Daerah Periode I dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3, Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat, Senin (5/8).
Selain itu, Pemko Banjarbaru juga menerima insentif fiskal dari Kemenkeu RI sebesar Rp 5.878.382.000 sebagai apresiasi atas keberhasilan dalam mengendalikan inflasi. Di Kalimantan Selatan yang memperoleh dana ini hanya Banjarbaru dan Banjarmasin.
Pemerintah Kota Banjarbaru saat ini dan akan terus berupaya mengendalikan inflasi dengan baik, salah satunya dengan menggelar pasar murah secara serentak di seluruh kecamatan se Kota Banjarbaru. Dengan harapan dapat membantu masyarakat dalam penyediaan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerjasama dan kinerja solid seluruh jajaran Pemko Banjarbaru dalam upaya pengendalian inflasi.
“Alhamdulillah, berkat kerjasama dan solidaritas jajaran Pemko Banjarbaru, kita dinilai berhasil menekan inflasi. Oleh karena itu kita mendapat penghargaan dari Kemendagri dan menerima dana insetif fiskal dari Kementerian Keuangan,” ungkap Aditya, Senin (15/7).
Ia menyebut, dana insentif yang didapatkan akan difokuskan untuk kebutuhan masyarakat. “Kita akan gunakan dana untuk mendukung penurunan inflasi, penurunan stunting, kemiskinan ekstrem dan meningkatkan investasi. Insya Allah akan bermanfaat bagi masyarakat kita,” tuntasnya.
Untuk diketahui , Kemenkeu telah mengalokasikan dana sebesar Rp 300 miliar bagi seluruh provinsi, kabupaten, dan kota yang berhasil mengendalikan inflasi. Pada periode pertama ini, sebanyak 50 pemerintah daerah menerima penghargaan tersebut.



Leave a comment