BANJARBARU – DPRD Kota Banjarbaru kembali menggelar Rapat Paripurna, Kamis (1/9). Rapat ini beragenda penyampaian Rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022 dan tanggapan Wali Kota Banjarbaru terhadap 3 buah Raperda inisiatif DPRD Kota Banjarbaru.
Penyusunan perubahan APBD yang disampaikan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, sebagai dasar dari nota kesepakatan perubahan KUA-PPAS antara pimpinan DPRD dan Pemko Banjarbaru, sebagai sebuah pedoman dalam penyusunan program.
Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar mengaku bersyukur atas terselenggaranya agenda tersebut. Mengingat ini merupakan agenda yang penting.
“Alhamdulillah, kita sudah melaksanakan rapat paripurna terkait penyampaian rancangan APBD perubahan 2022. Kemudian, juga sudah ada tanggapan dari wali kota terkait raperda inisiatif dewan,” katanya.
Menurutnya, Wali Kota Banjarbaru pada pada dasarnya menyetujui atas tiga buah raperda inisiatif tersebut. “Alhamdulillah, kawan-kawan di DPRD akan segera melanjutkan ke tahap berikut,” ucapnya.
Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, dirinya mengapresiasi Raperda inisiatif DPRD Kota Banjarbaru.
“Tiga raperda inisiatif yang telah disampaikan bisa digunakan sebagai pelindung lahan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kampung-kampung tematik agar bisa diperluas, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak baiknya,” kata Aditya.
Menurutnya, Pemko Banjarbaru mendukung 3 buah usulan raperda inisiatif yang telah disampaikan Ketua Bapemperda, Windi Novianto.
Tiga raperda itu adalah tentang Kampung Wisata, Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. (mrf)


Leave a comment