BANJARMASIN – Proses dan tahapan Pemilihan Umum 2024 sudah mulai dilaksanakan. Berbagai komponen persiapan telah dilakukan baik oleh penyelenggara pemilu, pemerintah dan pemerintah daerah. Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 meliputi Pemilihan Presiden, Legislatif, dan Kepala Daerah, yang tentunya diprediksi akan menimbulkan kompleksitas dalam pelaksanaan.
Menjelang Pemilu 2024 sebagai tahun politik, memunculkan berbagai gerakan kontestasi, beragam prediksi dan analisis kekuatan partai politik, serta personal branding calon.
Hal yang perlu dikhawatirkan saat persaingan electoral tersebut, diantaranya gesekan antar pendukung yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat yang berikbas pada jalannya roda pemerintahan.
Menurut Sekretaris PDI Perjuqngan Kalsel Muhammad Syaripuddin, dalam menghadapi Pemilu 2024 dan di tengah situasi global, serta upaya pemerintah untuk recovery dari pandemi Covid-19, hal yang harus dilakukan adalag hadir dan berada di tengah-tengah masyarakat. Membantu mereka dan memastikan kesiapan proses pelaksanaan pesta demokrasi itu.
“Terpenting adalah memikirkan kondisi masyarakat, baru kemudian memastikan kesiapan pelaksanaan pemilu, khususnya di daerah masing-masing. Bagi PDI Perjuangan, saat ini tengah fokus dengan kerja-kerja kemanusiaan, membantu masyarakat,” katanya, Selasa (17/5).
Terkait dengan peraiapan Pemilu 2024, Bang Dhin, begitu ia disapa, mengungkapkan, lebih concern dengan penguatan struktur dan jaringan organik partai.
Selain itu, melakukan proses kaderisasi kader partai, dan melaksanakan kerja-kerja politik yang bersentuhan langsung dengan afirmasi bagi kemanusiaan, lingkungan, dan kebudayaan. (syl)

Leave a comment