BANJARMASIN – Satreskrim Polresta Banjarmasin mengamankan 15 pelaku pencurian motor yang beraksi dalam dua pekan terakhir.
Hal ini dirilis dalam Operasi Jaran Intan 2022, di halaman Mako Polresta Banjarmasin, Kamis (24/2).
Dalam kegiatan ini, polisi mengamankan sebelas barang bukti motor dan dua bukti temuan lainnya. Dari 15 pelaku, sembilan diantaranya merupakan target operasi dan enam lainnya nontarget.
Kasatreskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi menuturkan, dari 15 kasus curanmor ini, rata-rata modus yang digunakan yakni kunci motor yang tertinggal hingga sudah menjadi incaran pelaku.
“Untuk TKP rata-rata di halaman rumah dan di fasilitas umum lainnya, dua kasus terjadi di masing-masing Polsek, sedangkan Polsek Tengah ada tiga kasus,” ucap Alfian.
Ia tak menampik jika dalam kasus curanmor ini banyak residivis yang beraksi, namun ada pula wajah baru. “Angka pencurian kendaraan bermotor menurun drastis kalau kita melihat kasus,” imbuhnya lagi.
Sementara itu, salah seorang pelaku bernama Irpansyah mengaku kapok karena lagi-lagi harus mendekam di balik jeruji besi.
Ia sendiri baru menghirup udara segar sekitar dua bulan lalu. “Baru keluar Desember, kemarin kasus perkelahian, sudah tiga kali masuk, ini yang keempat,” ucapnya.
Saat ditanya alasan dirinya mencuri, Irpan mengaku ini sebagai bentuk balas dendam terhadap korban. “Sebelum saya curi motornya, dia lebih duluan curi hape saya,” tuturnya. (nn)



Leave a comment