RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Sebanyak 41 pelajar dari 22 SMP sederajat di Kabupaten Kotabaru mengikuti Lomba Resensi Buku yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kotabaru, Kamis (27/8).
Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Kartika Lantai II tersebut menjadi salah satu upaya Dispersip untuk meningkatkan minat baca sekaligus kemampuan literasi pelajar.
Lomba mengusung tema “Ciptakan Generasi Terampil Berbahasa, Kreatif dan Inspiratif melalui Budaya Literasi Berkelanjutan untuk Kotabaru Hebat.”
Para peserta berasal dari enam kecamatan. Mereka ditantang untuk memahami, mengulas dan menyampaikan isi serta kelebihan sebuah buku secara baik dan sistematis.
Kepala Dispersip Kabupaten Kotabaru, Muhammad Fuad, melalui Sekretaris Dispersip, Asriady Sulaiman, mengapresiasi antusiasme peserta serta dukungan kepala sekolah dan guru.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara positif untuk mendukung pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Namun, kemajuan teknologi tetap perlu diimbangi dengan budaya membaca dan kemampuan memahami informasi.
“Anak-anak sekalian sudah mengenal teknologi. Bahkan hari ini sudah membawa laptop masing-masing. Ini menunjukkan adanya kemajuan dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menilai kemampuan membuat resensi tidak hanya bermanfaat untuk mengikuti perlombaan. Kegiatan tersebut dapat melatih siswa memahami isi buku, menemukan kelebihan dan kekurangan bacaan, serta menyampaikan pendapat secara runtut.
“Minimal dari resensi ini anak-anak mendapatkan pengetahuan yang lebih dalam dalam mengulas satu buku yang ada di perpustakaan sekolah,” katanya.
Asriady berharap lomba tersebut dapat melahirkan pelajar yang memiliki kemampuan literasi, kreatif dan berani menyampaikan gagasan.
Para peserta juga diharapkan dapat menjadi contoh dan menginspirasi teman-temannya untuk lebih gemar membaca di sekolah masing-masing.
“Kami berharap dari kegiatan ini akan lahir nominasi-nominasi terbaik yang dapat membawa nama Kabupaten Kotabaru dan menjadi bagian dari pengembangan budaya literasi di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Pelaksanaan lomba kemudian dilanjutkan dengan peserta mempresentasikan dan mengulas buku yang telah mereka persiapkan.
Melalui kegiatan ini, Dispersip Kotabaru berharap budaya membaca dan kemampuan literasi semakin tumbuh di kalangan pelajar. Dengan begitu, generasi muda diharapkan mampu menjadi pribadi yang terampil berbahasa, kreatif, inspiratif dan siap menghadapi perkembangan zaman. (mc)
