Pemkab TapinTAPIN

Wabup Tapin Dorong Penguatan Inovasi Daerah

11

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Wakil Bupati Tapin, H. Juanda menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin dalam meningkatkan inovasi daerah sebagai langkah penting untuk memperkuat pelayanan publik. Hal itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi dan Monitoring Evaluasi (Monev) Inovasi Daerah Kabupaten Tapin Tahun 2026 di Grand Qin Hotel, Senin (13/4).

Dalam sambutannya, H. Juanda mengatakan kegiatan rakor dan monev menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan melalui inovasi yang berkelanjutan.

“Melalui inovasi, pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif, efisien dan transparan. Ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, inovasi daerah menjadi salah satu pilar utama pembangunan Kabupaten Tapin dalam RPJMD 2025–2029. Hal itu ditandai dengan penetapan Indeks Inovasi Daerah sebagai salah satu indikator kinerja daerah.

“Visi kita adalah mewujudkan daerah yang berintegritas dan inovatif, dengan pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat,” jelasnya.

Pada 2025, Kabupaten Tapin berhasil meraih nilai Indeks Inovasi Daerah sebesar 73,14 poin dengan predikat sangat inovatif. Meski demikian, H. Juanda meminta seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri.

“Capaian ini patut disyukuri, tetapi harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas inovasi,” tegasnya.

Wabup juga menargetkan Kabupaten Tapin mampu meraih predikat tertinggi dalam ajang Indeks Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri pada 2026.

Karena itu, ia meminta seluruh kepala perangkat daerah, camat, inovator dan pamong inovasi untuk aktif mendukung penguatan inovasi daerah.

“Saya berharap seluruh jajaran dapat mendukung pencapaian kinerja kepala daerah, khususnya pada indikator Indeks Inovasi Daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbang Tapin, Meidy Harris Prayoga, menjelaskan bahwa rakor dan monev tersebut bertujuan memperkuat posisi Tapin sebagai daerah inovatif.

Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi sarana mendapatkan bimbingan langsung dari tim pendamping BSKDN terkait strategi penguatan kebijakan, sinergi inovasi daerah, hingga teknis penginputan Indeks Inovasi Daerah 2026.

“Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah wawasan para inovator dan perangkat daerah agar inovasi yang lahir dari Tapin mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya. (ki)

Related Articles

Bupati dan Wabup Tapin Dukung Pereli Muda di Kejurnas Rally

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Bupati Tapin, H. Yamani bersama Wakil Bupati Tapin, H....

135 Kades dan Lurah Tapin Ikuti Retreat di IPDN

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin kembali melanjutkan program penguatan kapasitas aparatur...

Bupati dan Wabup Tapin Terima Pin Alumni Kehormatan IPDN

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Bupati Tapin, H. Yamani bersama Wakil Bupati Tapin, H....

TP PKK Tapin Studi Tiru Pengelolaan Lingkungan di Bandung

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Semangat belajar dan berbagi inovasi ditunjukkan Tim Penggerak PKK...