RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan guna menunjang konektivitas serta aktivitas masyarakat. Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, turun langsung meninjau sejumlah titik kerusakan infrastruktur di Kecamatan Pamukan Selatan dan Pamukan Utara, Selasa (12/5).
Dalam kunjungan tersebut, Syairi meninjau pemeliharaan jalan di Desa Sukadana, Kecamatan Pamukan Selatan, sekaligus memastikan kelanjutan pembangunan jembatan yang telah diprogramkan pemerintah daerah.
“Saya mewakili Bupati Kotabaru turun langsung ke lapangan untuk memastikan perbaikan jalan penghubung antar desa dan kecamatan agar konektivitas wilayah dapat dinikmati masyarakat dengan nyaman,” ujarnya.
Ia memastikan pembangunan jembatan di wilayah Pamukan Selatan segera dilaksanakan. Menurutnya, kontraktor pelaksana telah ditetapkan dan material pembangunan mulai didatangkan ke lokasi proyek.
“Kontraktornya sudah ada dan insyaallah bulan ini mulai dikerjakan. Target kita paling lama enam bulan ke depan sudah selesai dan bisa digunakan masyarakat,” katanya.
Selain itu, Wakil Bupati juga meninjau ruas jalan yang menghubungkan Desa Siayuh, Tanjung Sari, Sulangkit, hingga Tanjung Samalantakan. Dari hasil peninjauan, ditemukan sejumlah titik kerusakan cukup parah, terutama di wilayah Desa Siayuh dan Tanjung Sari.
Menurut Syairi, perbaikan jalan tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026 melalui proses lelang yang saat ini masih berada dalam tahap Unit Layanan Pengadaan (ULP).
“Insyaallah tahun ini juga dikerjakan melalui proses lelang dan penawaran di ULP. Mudah-mudahan seluruh tahapan berjalan lancar sehingga pekerjaan yang diprogramkan bisa selesai dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Dalam peninjauan tersebut, pemerintah daerah juga menemukan tiga jembatan mengalami kerusakan berat di wilayah Tanjung Samalantakan. Bahkan, dua di antaranya berlubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Kita akan koordinasikan dengan Dinas PUPR dan pihak ketiga untuk segera dilakukan pemeliharaan,” tegasnya.
Syairi menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen melakukan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Ia juga mengimbau masyarakat dan perusahaan angkutan agar bersama-sama menjaga kondisi jalan supaya tidak cepat rusak.
“Kalau jalannya sudah baik, mari kita rawat bersama. Kapasitas angkutan juga harus disesuaikan dengan kemampuan jalan agar tidak cepat rusak dan seluruh masyarakat bisa menikmati manfaatnya,” pungkasnya. (ms)

