OLAHRAGA – Panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI HSS kembali mengeluarkan daftar cabang terbaru.
Daftar cabor ini merupakan hasil pertemuan antara tuan rumah HSS, KONI, serta Dispora Kalsel, belum lama tadi.
Dari daftar itu, kembali tak memuat cabang olahraga dayung. Hal itu membuat pengurus Persatuan Dayung Kalsel (Podsi) bersama Podsi Kabupaten/Kota geram.
Ratusan atlet se Kalsel pun menyambangi Kantor KONI di kompleks GOR Hasanuddin HM Banjarmasin, Jumat (9/9) siang.
Mereka menuntut agar KONI Kalsel segera mengeluarkan SK Porprov sesuai hasil Rakonprov 2020 lalu.
“Kami masih berpegangan dengan hasil Rakonprov 2020 lalu, kalo HSS ingin mengubah ya harus dengan Rakonprov juga,” tegas Achdiat Sugian, Ketua Podsi Kalsel.
Achdiat juga mempertanyakan alasan tuan rumah tak memuat dayung pada Porprov mendatang.
“Jika alasannya dana kami siap, peralatan kami juga siap, apalagi alasannya,” imbuhnya.
Bahkan tak tanggung, Podsi Kalsel mengancam jika permasalah ini tidak segera diselesaikan, mereka akan menempuh jalur hukum. Baik pidana maupun perdata, karena merasa dirugikan secara materil dan immateril.
Kedatangan ratusan atlet ini tentu menyita perhatian pengurus KONI beserta staf yang berada di tempat. Mereka datang dengan membawa kertas bertuliskan kalimat kekecewaan.
Menyikapi hal ini, Sekretaris Umum KONI Kalsel Enly Hadiyannor menyebut akan membicarakannya lagi dengan Ketua Umum, Bambang Heri Purnama.
“Kami sedang berupaya, kami akan memperjuangkan itu. Dari awal KONI Kalsel menginginkan dayung dipertandingkan, cuma di dalamnya itu ada tuan rumah dan pemberi dana hibah seperti Dispora” terang Enly. (nn)


Leave a comment