Selasa, 21 Mei 2024
BerandaKALSELSosialisasi Perda PMD, Wahyudi Rahman Apresiasi Kesadaran Masyarakat Desa Hiyung untuk Maju

Sosialisasi Perda PMD, Wahyudi Rahman Apresiasi Kesadaran Masyarakat Desa Hiyung untuk Maju

RANTAU – Anggota DPRD Kalsel Fraksi PDI Perjuangan Wahyudi Rahman menggelar sosialisasi Perda No 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Selasa (29/6).

Dipilihnya kegiatan sosper di desa ini juga dirangkai dengan peringatan Bulan Bung Karno yang mengambil tema “Bhinneka Tunggal Ika, Kerja Gotong Royong Untuk Rakyat, Desa Maju Indonesia Kuat dan Berdaulat”.

“Bulan Juni adalah Bulan Bung Karno, dimana diperingatinya Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Hari lahir Bung Karno 6 Juni dan haul wafatnya beliau 21 Juni,” kata Wahyudi.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalsel ini menuturkan, dengan perkembangan Desa Hiyung dan sekitarnya saat ini, terlihat adanya keinginan yang kuat untuk menjadikan desa maju, baik dari pemerintahan desa maupun masyarakatnya.

“Kita apresiasi dukungan masyarakat desa yang rela direlokasi, baik rumah maupun tempat usahanya yang ada di bantaran sungai, demi mendukung terlaksananya penataan dan mengembalikan fungsi sungai oleh Pemerintah Kabupaten Tapin,” katanya.

Wahyudi Rahman menambahkan, kesadaran masyarakat yang tinggi dalam mendukung pembangunan merupakan modal utama untuk menjadikan desa maju. Pemerintah daerah, provinsi maupun kabupaten, harus lebih memaksimalkan pemberdayaan masyarakat dan desa guna mendorong berkembangnya perekonomian masyarakat.

“Naik dalam bentuk UMKM dengan ruang lingkup usaha
kuliner, wisata desa, pertanian desa, agrowisata, dan pengembangan komoditas unggulan,” ujarnya.

Hiyung sendiri dikenal dengan komoditas cabai rawit yang sudah dikenal tingkat nasional sebagai cabai terpedas di Indonesia.

“Mengutip pernyataan Bung Karno bahwa desa merupakan salah satu benteng pertahanan negara. Kebijakan dan program pembangunan haruslah menitik-beratkan pada pemberdayaan desa. Membangun Indonesia dari desa. Jika desa kuat, maka Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri. Itulah Indonesia maju yang berdaulat, Indonesia yang berakar dan bertumpu pada desa yang kuat,” pungkasnya.

Sosialisasi ini diikuti peserta dari pemerintahan desa, perwakilan masyarakat Desa Hiyung dan Sungai Rutas Hulu. Narasumber yang menyampaikan materi adalah Ir Yuspianor, praktisi pemberdayaan masyarakat dan Junaidi, Ketua Asosiasi Petani Cabai Rawit Hiyung. (thr)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

BERITA TERKINI