DENPASAR – Untuk pertama kalinya, menutup akhir tahun 2021, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mendaki Gunung Agung, Bali, Jumat (31/12).
“Bersama dengan beberapa teman dari Universitas Pertahanan dan beberapa teman pers, serta Ratu Bhagawan serta beberapa sahabat dari Bali, kami naik Gunung Agung,” kata Hasto.
Ia memaknai pendakian gunung tidak hanya sebatas olahraga atau menyatu dengan alam, tapi memanjatkan doa kepada Sang Kuasa.
“Di Gunung tertinggi di Bali tersebut, kami akan berdoa bagi bangsa dan negara, bagi Ibu Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi, serta seluruh anggota dan kader PDI Perjuangan, agar terus membangun semangat kerja kepartaian dengan turun ke bawah bersama rakyat,” urai Hasto.
Di samping itu, alumnus UGM itu juga melihat tradisi masyarakat Bali yang memberikan keteladanan ketika menjalankan kehidupan spiritualitas, merupakan wajah kebudayaan yang autentik khas nusantara.
Hasto juga menyampaikan, masyarakat Hindu Bali meyakini Gunung Agung merupakan tempat bersemayamnya pada dewa-dewa dan terdapat Istana Dewata.
“Oleh karena itu, masyarakat Bali menjadikan lokasi ini sebagai tempat keramat yang disucikan. Penghormatan masyarakat Bali terhadap Gunung Agung inilah yang juga menggerakkan kami untuk ikut merasakan, dan membangun dialog batin, dengan laku secara fisik,” ucapnya.
Mantan anggota DPR RI itu juga mengingatkan, PDIP memiliki semangat untuk menjaga nilai-nilai spiritualitas yang hidup dalan tradisi nusantara.
“Malam tahun baru menjadi momentum untuk kontemplasi dan menyeimbangkan diri sendiri dengan lingkungan alam semesta, serta membangun spirit dan tekad bagi 2022 yang akan datang. Itulah berbagai hal yang kami pelajari dari kepemimpinan Bung Karno dan Ibu Megawati Soekarnoputri yang kami jabarkan dalam perilaku organisasi kepartaian,” pungkas Hasto. (mid)


Leave a comment