BANJARBARU – DPRD Kota Banjarbaru melalui Komisi II telah menggelar rapat kerja dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), belum lama tadi.
Sekretaris Komisi II DPRD Banjarbaru Windi Noviyanto menjelaskan, raker ini membahas sejumlah hal penting, seperti evaluasi capaian retribusi pelayanan sampah, laboratorium dan retribusi pelayanan sedot kakus.
“Dari catatan, untuk tahun 2021 ini sampai bulan Agustus retribusi pelayanan sampah baru tercapai 243.768.050 dari target 400.000.000 (60%), laboratorium tercapai 27.545.000 dari 75.000.000 (36%), pelayanan sedot kakus tercapai 62.790.000 dari target 60.000.000 (103%),” bebernya.
Dalam rapat tersebut, legislator muda PDI Perjuangan ini mengantongi sejumlah catatan lain. Semisal, sejauh ini terjadi beberapa kendala dalam pemungutan retribusi tersebut.
“Ada beberapa kendala dalam hal pemungutan untuk retribusi pelayanan sampah. Seperti tidak adanya seksi yang menangani khusus retribusi, kurangnya sosialisasi, serta belum adanya kerja sama dengan pihak terkait dalam pemungutan,” tegasnya.
Untuk di laboratorium juga ada kendala yang cukup besar. Yang mana kurang lengkapnya, bahkan ada sejumlah peralatan sarana dan prasarana yang rusak dan belun terakreditasi.
“Kita harapkan agar dapat sosialisasi kepada pelaku usaha dalam hal retribusi pelayanan sampah karena potensi dalam retribusi ini sangat besar. Sesuai Perda no 3 tahun 2016 dan Perwali no 22 tahun 2019,” harapnya.
Terakhir, ia juga mendorong agar Pemko bisa menyiapkan laboratorium lingkungan yang berakreditasi sehingga dapat menunjang kegiatan pemerintah dan pelaku usaha di Banjarbaru. (vn)

Leave a comment