RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar Deklarasi Damai Bakal Calon Kepala Desa Tahun 2026 di Pendopo Galuh Bastari, Rabu (22/7). Kegiatan tersebut menjadi komitmen bersama untuk memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berlangsung aman, tertib, damai dan demokratis.
Bupati Tapin, H. Yamani menegaskan, deklarasi damai bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk kesungguhan seluruh pihak dalam menjaga suasana kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapin, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Deklarasi damai bukan hanya sebuah seremoni, tetapi wujud komitmen bersama agar seluruh tahapan pemilihan kepala desa berlangsung aman, tertib, jujur, adil dan demokratis,” ujarnya.
Yamani mengingatkan para bakal calon kepala desa agar menjadikan Pilkades sebagai ajang menyampaikan gagasan dan program terbaik untuk masyarakat, bukan sebagai ruang untuk saling menjatuhkan.
Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dihormati. Namun, persatuan dan kerukunan masyarakat tetap menjadi hal utama yang harus dijaga.
Ia juga mengimbau para bakal calon untuk menghindari politik uang, penyebaran fitnah, provokasi, serta berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Siapa pun yang nantinya terpilih adalah pemimpin bagi seluruh warga desa, bukan hanya pendukungnya. Karena itu, kedewasaan dalam berdemokrasi harus terus dikedepankan,” katanya.
Selain kepada para bakal calon, Bupati juga meminta panitia penyelenggara, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, serta seluruh pihak terkait untuk memperkuat koordinasi agar setiap tahapan Pilkades dapat berjalan lancar dan kondusif.
Menurutnya, deklarasi damai harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata hingga seluruh proses pemilihan selesai.
“Saya berharap ikrar yang diucapkan hari ini benar-benar menjadi komitmen bersama. Mari kita wujudkan Pilkades Tapin 2026 yang damai, bermartabat dan melahirkan pemimpin desa terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. (ki)
