BATULICIN – Kunjungan kerja Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin dalam rangka Sosialisasi Perda Nomor 12 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah di Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (6/8) dijadikan petani sebagai sarana mengadu berbagai masalah yang dihadapi.
Kepala Desa Sungai Danau H Sya’bani Rasul mengungkapkan pemerintah desa terus berupaya mengawal petani agar produktivitas terus jalan, meski berada di tengah pandemi Covid-19. Karena lahan pertanian di desa ini sangat luas, pada kesempatan itu ia berharap kepada Wakil Ketua DPRD Kalsel dapat memperjuangkan insprastruktur sarana prasarana penunjang kegiatan pertanian.
Selain itu, disampaikan pula persoalan gagal panen akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Sebagian besar petani kehabisan uang untuk dijadikan modal. Ia mengajukan keinginan petani agar ada site plan pertanian. Agar dapat meminimalisir kerugian petani jika terjadi bencana.
M Syaripuddin atau Bang Dhin menyampaikan, sosialisasi ini menjadi sangat penting untuk diketahui masyarakat, khususnya masyarakat Tanah Bumbu. Karena merupakan daerah lumbung pertanian di Kalsel.
“Kalau tidak ada pertemuan ini, kita mungkin tidak tahu kebutuhan petani di lapangan. Saya bersyukur sudah disampaikan apa keluhannya,” kata Bang Dhin.
Pada sosialisasi ini Bang Dhin juga menyerap aspirasi apa saja yang menjadi keluhan petani. Seperti desain site plan pertanian, Alsintan (alat mesin pertanian), permasalahan ditolaknya pendaftaran asuransi oleh PT Jasindo, serta petani meminta bantuan modal dari pemerintah untuk melanjutkan menanam padi karena gagal panen setelah musibah banjir. (hmsdprdkalsel/syl)



Leave a comment