RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Setelah melalui seleksi ketat, Pemerintah Kota Banjarmasin akhirnya menetapkan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) untuk Perusahaan Umum Daerah Pasar Baiman (Perumda) Kota Banjarmasin. Pengumuman tersebut tertuang dalam surat nomor 09/PSPPB/XII/2024 yang dirilis pada 9 Desember 2024.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, langsung melantik para pejabat terpilih di Aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin, pada Rabu (11/12). Pelantikan ini juga dihadiri oleh Pimpinan SKPD, Camat, Perusda, serta jajaran terkait lainnya.
Adapun pengurus baru yang dilantik antara lain: Muhammad Abdan Syakura sebagai Direktur Utama, Erna Puspitasari (Direktur Umum), Azhar Budi (Direktur Operasional dan Bisnis), Matnor Ali (Ketua Dewan Pengawas), Edy Wibowo (Anggota Dewan Pengawas), dan Ichrom Muftezar (Anggota Dewan Pengawas), sesuai dengan berita acara seleksi.
Dalam sambutannya, Ibnu Sina mengungkapkan rasa syukurnya dan menyambut positif pembentukan struktur baru di Perumda Pasar Baiman. Ia mengakui bahwa pembentukan Perumda ini merupakan proses panjang yang dimulai sejak periode pertama kepemimpinannya.
“Perumda Pasar Baiman penting untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung pembangunan dan ketahanan pangan. Ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo,” ujar Ibnu Sina.
Ia berharap, Perumda Pasar Baiman bisa melindungi hak konsumen dengan memastikan ketersediaan barang dan jasa berkualitas, serta menjaga kelangsungan pasar tradisional agar tetap eksis dan dikelola dengan prinsip yang baik.
Ibnu Sina optimis bahwa Direksi dan Dewas yang baru akan memaksimalkan potensi yang ada, terutama dengan beberapa pasar yang sudah berpredikat pasar tertib ukur dan ada yang sudah mendapatkan SNI, seperti Pasar Pandu.
“Semoga Perumda ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi kota, dengan memperhatikan pembinaan pedagang, optimalisasi aset, memastikan harga barang terjangkau, dan meningkatkan daya saing pedagang. Yang paling penting, bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.
Ibnu juga menargetkan, PAD dari sektor pasar yang sebelumnya mencapai 8,5 miliar, dapat meningkat dengan adanya Perumda Pasar Baiman ini.
“Saya harap PAD kita bisa semakin bertambah, bukan malah menurun. Ini adalah tantangan untuk tim di Perumda Pasar,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Ibnu Sina mengungkapkan bahwa tahun pertama pengelolaan Perumda Pasar Baiman akan difokuskan pada penataan kelembagaan dan program pasar bersih sebagai percontohan yang bisa diikuti oleh pasar lainnya.
“Tahun pertama ini akan fokus pada penataan kelembagaan dan menjadikan beberapa pasar bersih sebagai pilot project. Semoga bisa diikuti oleh pasar-pasar lainnya,” tutup Ibnu. (ms)



Leave a comment