BANJARBARUKALSELOLAHRAGASPORT

Pertandingan Futsal di Banjarbaru Diwarnai Adu Jotos, APF Kalsel Beri Sanksi Wasit Terlibat

517

BANJARBARU – Video perkelahian di area olahraga futsal tersebar di jagat media sosial, belum lama tadi.

Diketahui perkelahian tersebut terjadi di salah satu lapangan futsal di Banjarbaru, kala tim futsal Jpok ULM vs Kehutanan, Minggu (5/6) malam.

Dalam video berdurasi singkat yang diambil oleh penonton di lokasi kejadian, memperlihatkan seorang penonton berpakaian hitam masuk ke dalam lapangan dan langsung memukul pemain berkostum hitam garis kuning secara membabi buta.

Lalu, beberapa pemain lainnya yang berada di lokasi sama melerai aksi pemukulan tersebut.

Namun, dari video lainnya yang tersebar, alih-alih menjadi pengadil pertandingan, wasit yang diketahui bertugas saat itu pun juga terlibat dalam adu jotos .

Hal ini sangat disayangkan Pengurus Assosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalsel.

Melalui pesan singkat, Wakil Ketua AFP Kalsel Nariansyah langsung menyoroti kepemimpinan wasit di lapangan. Ia juga mempertanyakan izin yang dimiliki panitia untuk menggelar kegiatan tersebut dengan menggunakan wasit berlisensi.

“Kalau ada keributan seperti di video itu, tidak merupakan tangung jawab Afkot/Afkab, tapi kita memberikan sanksi wasit yang bertugas,” ucap Nari.

Ia mengimbau kepada seluruh pengurus kab/kota untuk tidak sembarangan mengeluarkan izin pertandingan tanpa mengetahui perangkat pertandingan yang akan bertugas.

“Sebaiknya, sebelum memberikan rekomendasi tanyakan dulu status wasitnya untuk antisipasi, jangan sampai wasit tidak standar dan emosional tinggi ” imbuh Nari.

Sementara itu Kepala Jurusan POK ULM, Ma’ruful Kahri mengatakan jika tim futsal yang terdiri dari mahasiswanya angkatan 2021 itu mendaftar kejuaraan tersebut secara mandiri.

Ia meminta adanya tindakan tegas kepada pihak berwenang untuk mengusut permasalahan tersebut.

“Bagi suporter yang masuk dan memukul pemain mohon beri sanksi timnya dengan di-black list. Inikan olahraga harusnya menjunjung tinggi sportivitas,” tuturnya.

Disampaikan Ma’ruful jika kedua belah pihak telah melakukan pertemuan dan permasalahan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. (nn)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin: BAGUNA Harus Hadir di Tengah Masyarakat Hadapi Ancaman Karhutla

GAMBUT– Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E.,...

Karhutla Ancam Kesehatan Warga, Bang Dhin Desak Langkah Cepat Pemerintah

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., yang...

Kerja Sama Media Pemko Banjarbaru Beralih ke E-Katalog

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru menggelar pertemuan...

DPRD Tanah Bumbu Perjuangkan Aspirasi Warga Sebamban Baru

TANAH BUMBU – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menindaklanjuti aspirasi warga Desa Sebamban...