BANJARBARUKALSELOLAHRAGASPORT

Pertandingan Futsal di Banjarbaru Diwarnai Adu Jotos, APF Kalsel Beri Sanksi Wasit Terlibat

513

BANJARBARU – Video perkelahian di area olahraga futsal tersebar di jagat media sosial, belum lama tadi.

Diketahui perkelahian tersebut terjadi di salah satu lapangan futsal di Banjarbaru, kala tim futsal Jpok ULM vs Kehutanan, Minggu (5/6) malam.

Dalam video berdurasi singkat yang diambil oleh penonton di lokasi kejadian, memperlihatkan seorang penonton berpakaian hitam masuk ke dalam lapangan dan langsung memukul pemain berkostum hitam garis kuning secara membabi buta.

Lalu, beberapa pemain lainnya yang berada di lokasi sama melerai aksi pemukulan tersebut.

Namun, dari video lainnya yang tersebar, alih-alih menjadi pengadil pertandingan, wasit yang diketahui bertugas saat itu pun juga terlibat dalam adu jotos .

Hal ini sangat disayangkan Pengurus Assosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalsel.

Melalui pesan singkat, Wakil Ketua AFP Kalsel Nariansyah langsung menyoroti kepemimpinan wasit di lapangan. Ia juga mempertanyakan izin yang dimiliki panitia untuk menggelar kegiatan tersebut dengan menggunakan wasit berlisensi.

“Kalau ada keributan seperti di video itu, tidak merupakan tangung jawab Afkot/Afkab, tapi kita memberikan sanksi wasit yang bertugas,” ucap Nari.

Ia mengimbau kepada seluruh pengurus kab/kota untuk tidak sembarangan mengeluarkan izin pertandingan tanpa mengetahui perangkat pertandingan yang akan bertugas.

“Sebaiknya, sebelum memberikan rekomendasi tanyakan dulu status wasitnya untuk antisipasi, jangan sampai wasit tidak standar dan emosional tinggi ” imbuh Nari.

Sementara itu Kepala Jurusan POK ULM, Ma’ruful Kahri mengatakan jika tim futsal yang terdiri dari mahasiswanya angkatan 2021 itu mendaftar kejuaraan tersebut secara mandiri.

Ia meminta adanya tindakan tegas kepada pihak berwenang untuk mengusut permasalahan tersebut.

“Bagi suporter yang masuk dan memukul pemain mohon beri sanksi timnya dengan di-black list. Inikan olahraga harusnya menjunjung tinggi sportivitas,” tuturnya.

Disampaikan Ma’ruful jika kedua belah pihak telah melakukan pertemuan dan permasalahan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. (nn)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Temui BPJN, Perjuangkan Sejumlah Infrastruktur Strategis

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja, konsultasi,...

Peringkat 37 Nasional Jadi Alarm Keras, Bang Dhin Desak Evaluasi Total Pelayanan Investasi Kalsel

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, menyoroti rendahnya...

Bang Dhin: Jalur Banjarbaru–Batulicin Jangan Terus Memakan Korban, Keselamatan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P.,...