BANJARBARU – Senin (21/2) Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Ahmad Nur Irsan Finazli menyambut positif perpindahan status Ibu Kota Provinsi (IKP) dari Banjarmasin ke Banjarbaru.
Menururnya, bahwa pemindahan ini harus disambut positif. Karena cepat atau lambat Banjarbaru ujarnya memang akan jadi ibu kota provinsi Kalsel.
Ia berpandangan jika ada sejumlah hal mengapa Banjarbaru memang tepat menjadi ibu kota provinsi. Mulai dari segi demografi maupun geografisnya.
Demografi di Banjarbaru ujar Irsan adalah tipikal penduduk yang heterogen. Sehingga tingkat kebersamaan dan semangat gotong royongnya jadi lebih kuat.
“Kemudian dari sisi geografis, dataran kita termasuk tinggi. Lalu tekstur tanah juga relatif lebih keras, tentu lebih stabil,” katanya.
Keberadaan bandara internasional Syamsudin Noor pun kata Irsan jadi nilai plus mengapa Banjarbaru tepat dipilih. Sebab, bandara katanya tak bisa dipubgkiri sebagai pintu gerbang domestik hingga global.
“Bisa dikatakan juga bahwa Banjarbaru cukup dekat dengan Pelabuhan Trisakti. Di kawasan sana juga ada area Pergudangan yang luas. Kemudian, perkantoran Provinsi juga sudah berdiri di Banjarbaru,” katanya.
Lantas apa pesan Irsan untuk Pemko Banjarbaru dalam menyambut serta menyiapkan hal ini? Menurutnya, pemerintah daerah harus benar-benar serius dalam hal ini.
Dinilainya, yang bisa disiapkan oleh pemko seperti titik khusus untuk kawasan sekolah atau perguruan tinggi. Yang mana ini katanya linier dengan sematan Kota Banjarbaru sebagai kota pendidikan dan menjadikan pendidikan sebagai jantung utama ibu kota provinsi.
“Perencanaan pembangunan Kota Banjarbaru juga harus matang dan punya tahapan yang jelas. Ini harus komprehensif dan dilihat dari berbagai aspek,” tuntasnya. (mrf)

Leave a comment