RETORIKABANUA.ID, Jakarta — Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, Komisi III DPRD Kabupaten Kotabaru melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) di Jakarta, Kamis (6/2).
Kunjungan ini dipimpin oleh Rahmad, anggota DPRD dari Fraksi PAN, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III. Dalam pertemuan tersebut, rombongan DPRD Kotabaru berdiskusi langsung dengan jajaran Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Ristek.
Rahmad menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah konkret DPRD untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer, khususnya guru, yang masih belum mendapatkan kejelasan status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi dan menanyakan kebijakan terkait alokasi dan kuota PPPK, khususnya guru honorer di wilayah Kabupaten Kotabaru,” ujar Rahmad.
Menurutnya, masih banyak tenaga honorer yang telah mengabdi puluhan tahun, namun belum berhasil lolos seleksi PPPK ataupun masuk ke dalam data Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Banyak rekan honorer kami yang sudah bertahun-tahun mengajar, tetapi belum terdata di BKN, padahal mereka sangat berharap bisa diangkat sebagai PPPK,” jelasnya.
Komisi III juga secara khusus meminta adanya pertimbangan kuota tambahan atau skema seleksi yang lebih adil, terutama bagi mereka yang telah lama mengabdi dan memenuhi syarat, namun belum mendapatkan kesempatan karena keterbatasan formasi.
Kunker ini menjadi bukti komitmen DPRD Kotabaru untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi tenaga pendidik honorer. Selain itu, Komisi III juga berjanji akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian maupun lembaga terkait agar solusi terbaik bisa segera diberikan.
“Kami tidak ingin mereka yang telah berjuang di garis depan pendidikan justru terabaikan. Semoga hasil pertemuan ini menjadi langkah awal menuju solusi yang nyata,” tutup Rahmad. (ms)



Leave a comment