RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar apel kesadaran menjelang bulan suci Ramadan di lapangan Kantor Bupati Kotabaru, Rabu (18/2) pagi. Apel dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda), Eka Saprudin dan diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN), mulai dari pejabat struktural hingga fungsional.
Kegiatan diawali dengan laporan pemimpin apel, dilanjutkan pembacaan Pembukaan UUD 1945 serta Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sebagai bentuk penguatan komitmen ASN terhadap nilai pengabdian, disiplin dan profesionalisme. Pada apel kali ini, petugas upacara berasal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru.
Dalam amanatnya, Sekda menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Namun, ia mengingatkan agar peningkatan ibadah tetap sejalan dengan peningkatan kinerja.
“Walaupun berpuasa, kinerja harus tetap terjaga bahkan lebih baik. Awal tahun adalah masa penting dalam pelaksanaan program dan kegiatan. Seluruh SKPD dan unit kerja harus fokus menjalankan rencana yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, triwulan pertama merupakan fondasi keberhasilan program pembangunan daerah. Jika pelaksanaan di awal tahun terlambat, capaian kinerja secara keseluruhan bisa terdampak.
Sekda juga menyampaikan penyesuaian jam kerja selama Ramadan 1447 Hijriah sesuai Surat Edaran Bupati Kotabaru.
Untuk SKPD dengan lima hari kerja:
-
Senin–Kamis: 08.00–15.30 WITA
-
Jumat: 08.00–10.30 WITA
Untuk SKPD dengan enam hari kerja:
-
Senin–Kamis: 08.00–14.30 WITA
-
Jumat: 08.00–11.00 WITA
-
Sabtu: 08.00–11.30 WITA
Ketentuan tersebut berlaku selama Ramadan dengan total jam kerja minimal 32 jam 30 menit per minggu. Seluruh ASN diwajibkan mematuhi aturan ini tanpa mengurangi target dan tanggung jawab yang telah ditetapkan.
Menjelang Ramadan, pemerintah daerah juga mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok. Melalui dinas terkait, Pemkab Kotabaru telah menggelar pasar murah guna menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Apel kesadaran ditutup dengan harapan agar seluruh ASN tetap menjaga kesehatan, meningkatkan disiplin, serta profesional dalam menjalankan tugas dan ibadah selama bulan suci Ramadan. (ms)


