KOTABARULINGKUNGANPemkab Kotabaru

Pemkab Kotabaru Siaga Hadapi Ancaman Bencana dan Dampak El Nino

12

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 di kawasan Siring Laut, Rabu (6/5). Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi bencana, terutama dampak perubahan iklim dan ancaman musim kemarau panjang.

Apel dipimpin Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis mewakili Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara mulai dari pemeriksaan pasukan, penghormatan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hingga pembunyian sirine kebencanaan sebagai tanda peringatan nasional.

Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis menyampaikan bahwa tahun 2026 diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino yang berpotensi menyebabkan musim kemarau datang lebih awal dan berlangsung lebih lama.

Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.

“Kesadaran dan kesiapan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan dampak bencana,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi geografis Kabupaten Kotabaru yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan membuat daerah ini rawan terhadap berbagai jenis bencana. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada dan aktif menjaga lingkungan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, serta menyiapkan langkah darurat seperti jalur evakuasi dan perlengkapan tanggap bencana secara mandiri.

Selain itu, peran relawan dan petugas pemadam kebakaran juga terus diperkuat, tidak hanya untuk penanganan kebakaran permukiman, tetapi juga kebakaran hutan dan lahan.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Kotabaru turut memperkenalkan aplikasi Si Harapan Ceria atau Sistem Informasi Hitung Cepat Kerusakan dan Kerugian Pascabencana.

Aplikasi ini dirancang untuk mempercepat proses pendataan dampak bencana, mulai dari identifikasi kerusakan hingga penyusunan langkah pemulihan pascabencana.

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun program rehabilitasi dan rekonstruksi di berbagai sektor.

Melalui inovasi tersebut, BPBD Kabupaten Kotabaru diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan bencana secara lebih cepat, terstruktur dan responsif.

Pemerintah berharap melalui apel kesiapsiagaan ini tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, relawan dan masyarakat dalam membangun budaya sadar bencana demi keselamatan bersama. (ms)

Related Articles

DPRD Kalsel Bahas Sengketa Lahan Sidomulyo dan Nasib Pegunungan Meratus

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum...

HUT ke-75 IBI, Bidan di Kotabaru Gelar KB Gratis dan Imunisasi Anak

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan...

Pemkab Kotabaru Raih Juara Nasional Creative Financing 2026

RETORIKABANUA.ID, Balikpapan – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional...

Kantor Desa Bungkukan Diresmikan, Layanan Warga Diharapkan Lebih Optimal

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru meresmikan kantor baru Desa Bungkukan, Kecamatan...