BATULICIN – Panitia Khusus (Panitia Khusus) I DPRD Kalsel berupaya perdalam materi dan serap berbagai aspirasi guna menyempurnakan Raperda tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang diyakini dapat mengefisiensi birokrasi pelayanan publik.
Pansus I DPRD Kalsel yang diketuai Dra Hj Rahcmah Norlias meyambangi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanah Bumbu untuk berdiskusi dan menyosialisasikan raperda, Jumat (30/7) lalu. Ikut serta dalam rombongan Kepala Diskominfo Kalsel Drs GT Yanuar Noor Rifai.
Rombongan disambut hangat Bupati Tanah Bumbu dr HM Zairullah Azhar didampingi Kepala Diskominfo Kabupaten Tanah Bumbu Ardiansyah. Pertemuan tersebut dilaksanakan dengan nuansa kekeluargaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Dipaparkan Gt Yanuar Noor Rifai, tujuan dibentuknya raperda ini adalah untuk menjadi acuan dalam mewujudkan pelaksanaan SPBE yang terpadu di instansi pusat dan pemerintah daerah untuk menghasilkan birokrasi pemerintah yang integratif, dinamis, transparan, dan inovatif. Serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang terpadu, efektif, responsif, dan adaptif.
“Raperda SPBE ini juga sebagai harapan dalam rangka kemajuan IT yang luar biasa. Jadi kita harus berlari untuk menjemput bagaimana Raperda SPBE dapat dilaksanakan di Kalsel. Sehingga interaksi antar pemerintah dengan pebisnis, pemerintah dengan pemerintah, hingga pemerintah dengan masyarakat dapat terayomi dengan raperda ini,” ucapnya.
Hj Rahcmah Norlias juga mengajak agar kabupaten dan kota, termasuk Tanah Bumbu mempunyai raperda serupa agar Nilai Indeks SPBE di Kalsel dapat meningkat.
“Kita ketahui bersama, Nilai Indeks SPBE Kalsel sebesar 3,03. Nilai ini berpredikat baik. Seperti yang dapat dilihat di spbe.go.id, hasil evaluasi SPBE Tahun 2019, ada 8 provinsi yang mendapatkan predikat baik, termasuk Kalsel,” ucapnya.
Karenanya, dengan peran aktif kabupaten/kota membentuk perda serupa, Hj Rahcmah Norlias berharap Nilai Indeks SPBE Provinsi Kalsel dapat meningkat dari yang sudah ada. Saat ini Provinsi Sumatera Barat dan Jawa Timur memiliki Nilai Indeks tertinggi, yaitu 3.10.
Di akhir pertemuan, Zairullah Azhar mengapresiasi kinerja Pansus I DPRD Kalsel. Dikatakannya, dalam rangka mendukung meningkatnya Nilai Indeks SPBE, pihaknya juga akan aktif mengkaji raperda ini agar Kabupaten Tanah Bumbu juga dapat membuat produk serupa. (mut)



Leave a comment