RETORIKABANUA.ID, Balangan – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Syamsudinor, yang akrab disapa Pambakal Sudi, mengajak generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan warisan budaya lokal sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Banua.
Ajakan ini ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Pawasian Banua Sanggam yang digelar di halaman Kantor Desa Paran, Kecamatan Paringin, pada Sabtu malam (3/5). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya dan pusaka leluhur Kabupaten Balangan.
“Warisan budaya bukan sekadar benda tua. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur dan filosofi yang membentuk karakter kita sebagai orang Banua,” ujar Pambakal Sudi.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga masa depan yakni upaya memperkuat identitas daerah agar bisa diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Menjaga budaya berarti menjaga akar. Budaya adalah cermin semangat, perjuangan, dan jati diri masyarakat Banua,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang berkontribusi atas terselenggaranya kegiatan, mulai dari komunitas pelestari budaya, tokoh adat, hingga masyarakat Desa Paran.
Syamsudinor menegaskan bahwa DPRD Balangan akan terus mendukung berbagai inisiatif pelestarian budaya, karena menurutnya, pembangunan daerah tak hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
“Kami di DPRD siap mendukung. Melestarikan budaya adalah bagian dari membangun daerah yang utuh – lahir dan batin,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan seperti Pawasian Banua Sanggam bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya daerahnya sendiri.
“Mari bersama-sama kita jaga warisan Banua. Di sanalah jati diri kita sesungguhnya,” tutupnya. (ms)



Leave a comment