Balangan – Dengan adanya OPEDASS (Optimalisasi Pengumpulan Data Survei Statistik Sektoral), maka biaya cetak form pengumpulan data dapat ditiadakan.
Selebihnya data yang dikumpulkan selama pelaksanaan survei dapat langsung terintegrasi dalam sistem pengumpulan data.
Metode dan strategi pemecahan masalah yang digunakan untuk mengoptimalisasi pengumpulan data adalah dengan menggunakan media bantu pembuatan survei baik yang offline maupun yang online.
Penggunaan kuisiner berbasis online bisa digunakan untuk responden yang bertempat tinggal di daerah yang mudah dijangkau oleh akses internet sedangkan kuisioner yang berbasis offline bisa digunakan untuk para responden yang bertempat tinggal di wilayah yang masih sulit dijangkau akses internet.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Balangan, M Noor, mengungkapkan OPEDASS telah digunakan Bidang Statistik dan Persandian dalam pelaksanaan survei sektoral mulai tahun 2021 dan tahun 2022. Dan terbukti mampu mengurangi biaya kegiatan, terutama dalam hal biaya cetak formulir pengumpulan data.
“Selebihnya, dengan data yang terintegrasi menjadikan data dapat terkumpul dengan cepat. Sehingga sangat efektif dan efisien dalam pelaksanaan program kegiatan,” terangnya, Senin (29/5).
Ia juga menyampaikan, OPEDASS merupakan salah salah satu inovasi yang dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kinerja dinas
Agus Hariyanto, Kepala Bidang Statistik dan Persandian, mengatakan OPEDASS dalam pelaksanaan survei sudah di arahkan untuk diujicobakan dalam pelaksanaan survei kemandirian disabilitas. Dimulai Rabu tanggal 1 Desember 2021 pada tahun lalu, survei ini dilaksanakan di semua kecamatan di Kabupaten Balangan.(bii)

Leave a comment