Banjarbaru – Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Nurkhalis Anshari berikan atensi dari lambannya proyek pembangunan dari Pemerintah Kota Banjarbaru yaitu Embung Gunung Kupang.
Menurutnya, akibat keterlambatan ini, menjadi catatan tinta merah bagi Pemko Banjarbaru diakhir tahun 2023.
“Apalagi progressnya sangat lambat. Meski dari segi aturan, mereka kena addendum (penambahan waktu,red),” katanya, belum lama ini.
Wakil rakyat Banjarbaru ini juga menambahkan, kurangnya perencanaan menjadi faktor dari lambatnya pengerjaan proyek pembangunan Embung.
“Artinya, Dinas PUPR Banjarbaru tidak belajar. Mana tahun depan banyak proyek besar,” tegasnya.
Dirinya juga menyebut, pihak kontraktor juga harus dievaluasi, agar tidak seperti hal ini lagi. Meskipun persentase pengerjaan proyek berada diangka 77 persen.
Terakhir, dirinya berpesan, sejak Kota Banjarbaru dijadikan Ibu Kota Provinsi, Dinas PUPR Banjarbaru harus mempercepat akselarasinya demi keberlanjutan pembangunan yang lebih baik. (humas/mcbjb/zy)

Leave a comment