BANJARMASIN – Lima daerah di Kalimantan Selatan telah memiliki kepala daerah baru. Mereka dilantik, Jumat (26/2). Yakni Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Tengah, Banjar, Kota Banjarbaru dan Tanah Bumbu.
Tiga daerah di antaranya dipimpin dari kalangan muda. Mereka adalah Aditya Mufti Ariffin (Wali Kota Banjarbaru) dengan usia 37 tahun, Saidi Mansyur (Banjar) berumur 34 tahun dan Aulia Oktaviandi (HST) berusia 37 tahun.
Tentu, ini menjadi perhatian semua orang. Apakah pemimpin muda mampu memberikan hasil seperti yang banyak diharapkan.
Pengamat Pemerintahan Banua, Arif Rahman Hakim menilai, tiga tahun ke depan akan menjadi momentum kepala daerah muda untuk membuktikan kapasitasnya.
“Pemimpin muda dikenal lebih kreatif dan inovatif. Apakah roda pemeritahan yang dipimpin kaum muda di Kalsel benar-benar bisa memberi warna baru dalam pembangunan,” ucap dosen Ilmu Pemerintahan FISIP ULM.
Arif mengatakan, pemerintah daerah ke depan harus bisa menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas. “Selama ini masyarakat masih dibayangi birokrasi yang ribet dan lambat. Kita berharap kehadiran pemimpin muda mampu memaksimalkan kreativitas dan inovasi pelayanan publik, sehingga lebih mudah, lebih murah dan tentunya cepat,” tegasnya.
Di sisi lain, Arif berharap pemerintah daerah ke depan memberikan ruang lebih besar bagi anak-anak muda untuk membuat dan melaksanakan program. “Pemerintah daerah mau tidak mau harus beradaptasi dengan melonjaknya pertumbuhan pemuda. Jika kurang diberi ruang, pemuda tidak akan berkembang,” ujarnya. (pdl)

Leave a comment