RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sukses menggelar peringatan puncak Hari Jadi (Harjad) Provinsi Kalsel ke-74, di halaman eks Kantor Gubernur Kalsel, kawasan Nol Kilometer, Banjarmasin, Rabu (14/8) pagi.
Acara ini turut mengundang ribuan masyarakat dari berbagai daerah. Selain itu dihadiri Wakil Gubernur Kalsel Muhidin, Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurafiq, Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa PDTT, Sugito. Kemudiam unsur forkopimda dan pejabat lingkup Pemprov Kalsel serta kabupaten/kota, tamu dari mancanegara, yakni India dan Jepang.

Pada saat pembukaan, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi istri Hj.Raudatul Jannah SKM M.Kes muncul di panggung utama dengan atribut motor trail yang biasa digunakan pada kegiatan turun ke desa (turdes).

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, menyebut, tema yang dibawa pada peringatan Harjad Kalsel ini yaitu “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”.
Dalam acara ini juga ditampilkan drama musikal dan tarian yang apik lagi memukau.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, menyampaikan progres dan hasil pembangunan, yang mana akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Seperti pembangunan jalan bebas hambatan dari Kabupaten Tanah Bumbu menuju Banjarbaru, pembangunan tugu nol kolimeter, pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, stadion olahraga dan berbagai jembatan penghubung lainnya.
Gubernur Kalsel yang akrab disapa dengan Paman Birin ini menyebut, pembangunan-pembangunan tersebut dapat terwujud berkat kerjasama dan gotong royong seluruh pihak, baik eksekutif, legislatif dan yudikatif.
Dalam Puncak harjad Kalsel ke-74 ini pula, Gubernur Kalsel memberikan penghargaan kepada bupati dan walikota serta jajaran SKPD se-kalimantan selatan atas berbagai prestasi yang diraih.
Kemudian Gubernur Kalsel juga mendapat penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) atas komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan desa sehingga seluruh desa di Kalsel berstatus mandiri, maju dan berkembang.
“Tongkat estafet pembangunan harus terus dilanjutkan pada kepemimpinan berikutnya, demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan Kalsel dan menguatkan peran strategis sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN),” terangnya.
Terakhir acara ini ditutup dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an Martapura, KH Wildan Salman atau Guru Wildan. Serta peresmian Festival Pasar Terapung 2024 yang ditandai dengan membunyikan meriam bambu. (mckalsel/zy)

Leave a comment