Jumat, 19 April 2024
BerandaKALSELHULU SUNGAI TENGAHMenanti Pengeluaran Biaya Kampanye Paslon HST

Menanti Pengeluaran Biaya Kampanye Paslon HST

retorikabanua.idBARABAI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hulu Sungai Tengah membuka jadwal Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) para paslon dari tanggal 5 sampai 7 Desember nanti. Dari laporan tersebut akan diketahui kandidat mana yang paling banyak mengeluarkan biaya untuk kampanye.

Komisioner KPU HST Murjani menjelaskan, pelaporan LPPDK sudah diatur dalam PKPU No 12 tahun 2020 sebagai perubahan dari PKPU No 5 tahun 2017.

“Kita menanti dari lima paslon bupati dan wakil bupati siapa yang paling cepat melaporkan pengeluaran dana kampanye,” ujarnya, Rabu (1/12).

Sebelum itu, KPU HST akan menggelar Bimtek terlebih dulu. Bimtek dilaksanakan 3 Desember mengundang para operator kandidat. Agendanya untuk menyampaikan cara dan apa saja yang disampaikan dalam pelaporan LPPDK.

“Ini sebagai ikhtiar KPU untuk melayani para paslon dalam mempermudah penyampaian LPPDK. Semoga tidak ada kendala dalam pelaporan,” harap Murjani.

Ia menambahkan, jika pelaporan LPPDK sudah selesai, KPU akan menyampaikan ke akuntan publik yang ditunjuk untuk diaudit. Prosesnm akan berlangsung 14 hari. Hasilnya akan disampaikan kembali ke KPU tanggal 21 Desember nanti.

“Setelah itu, dari KPU menyampaikan ke paslon dari tanggal 23 – 25 Desember. Semua penyampaian dilaksanakan daring,” jelasnya.

Setelah diaudit nanti, semua LPPDK dari lima paslon bupati dan wakil bupati HST akan terbaca. Apakah ada hal-hal yang dilarang, seperti menerima dana sumbangan dari luar negeri, sumbangan dari pemerintah, sumbangan dari BUMN dan BUMD, dan sumbangan yang melampaui batas.

Sebelumnya sudah diketahui jumlah sumbangan dana kampanye para kandidat, untuk paslon Aulia – Mansyah Rp 491.503.165, paslon Saban – Abdillah Rp 465.000.000, paslon Fakih – Yazid Rp 67.776.400, paslon Tamzil – Ilham Rp 65.000.000, paslon Berry – Pahrijani Rp 39.900.000. (*)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

BERITA TERKINI