BANJARMASIN – Kotabaru FC berhasil mengalahkan Persetala Tanah Laut dalam laga final Piala Soeratin U-17 Zona Kalsel lewat tendangan adu pinalti, Rabu (26/1) sore di Lapangan Kayutangi Banjarmasin.
Di babak pertama, Persetala terlihat sedikit menguasai pertandingan, namun kedua tim bermain dengan hati-hati, sehingga permainan terkesan monoton.
Di paruh kedua, Persetala bermain lebih tenang, terbukti di awal babak kedua berhasil menciptakan dua peluang emas, namun masih bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Kotabaru FC.
Kotabaru FC praktis bermain lebih bertahan dengan sesekali memanfaatkan serangan balik. Namun, sampai berakhirnya pertandingan di waktu normal skor masih sama kuat 0-0, sehingga permainan harus dilanjutkan ke babak ekstra time 2×10 menit.
Memasuki babak tambahan, kedua tim terlihat mulai kelelahan. Serangan yang silih berganti dari kedua tim tidak ada yang berhasil menjadi gol, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu pinalti.
Kotabaru FC nampaknya lebih beruntung dalam drama adu pinalti kali ini. Meskipun penendang pertama dari Kotabaru gagal, tiga penendang setelahnya berhasil mengeksekusi finalti dengan sempurna. Sedangkan para penendang Persetela tidak ada satupun yang berhasil menjebol gawang Kotabaru yang dijaga oleh Arya.
Hasil ini membawa Kotabaru FC menjuarai Piala Soeratin U-17 Zona Kalsel untuk pertama kalinya dan juga berhak mewakili Kalsel di tingkat nasional.
Pelatih Kotabaru FC U-17 Aprianto Windo Antoro mengaku bersyukur atas hasil yang mereka raih. Ia menyebut sudah mempersiapkan anak asuhnya jika seandainya laga harus berakhir dengan adu penalti.
“Kita sudah persiapkan simulasi adu penalti dalam latihan. Alhamdulillah anak-anak menunjukkan mentalitas yang sesuai dengan harapan kami,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persetala Tanah Laut HM Sukamta tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang sudah berjuang sejak babak penyisihan.
“Saya tetap bangga. Anak-anak sudah menunjukkan permainan maksimal. Kalah menang itu hal biasa,” ucapnya. (rsd)



Leave a comment