JAKARTAKALSEL

Kalimantan Selatan Borong 3 Penghargaan di APBD Award 2024

317

RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus pada APBD Award 2024 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/12).

Tiga penghargaan yang diraih Kalimantan Selatan mencakup kategori:

  1. Realisasi Rasio Belanja Terhadap Pendapatan Tertinggi (Peringkat Pertama)
  2. Realisasi Belanja Daerah Tertinggi (Peringkat Pertama)
  3. Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi (Peringkat Keempat)

Gubernur Kalsel, Muhidin, yang diwakili oleh Sekdaprov Roy Rizali Anwar dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel, Subhan Nor Yaumil, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan ini, yang menjadi bukti kesuksesan Kalsel dalam mengelola keuangan daerah dengan baik.

Roy Rizali Anwar menekankan, “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang berkomitmen untuk mengelola keuangan daerah secara transparan, akuntabel, dan efektif.”

Roy juga menyatakan bahwa penghargaan ini didedikasikan untuk masyarakat Kalimantan Selatan yang selalu mendukung pemerintah daerah. “Semoga kedepannya, kinerja APBD kita semakin baik dan penghargaan ini dapat terus kita pertahankan pada tahun 2025 mendatang,” tutup Roy.

Pelaksana Harian Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Muarits, melaporkan bahwa acara ini dihadiri oleh 641 peserta secara luring dan 385 peserta secara daring, termasuk kepala daerah, sekretaris daerah, serta kepala Bappeda dan Bapenda dari seluruh Indonesia.

Horas berharap, penghargaan ini dapat memotivasi pemerintah daerah lain untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan dengan memanfaatkan teknologi guna mendukung efisiensi dan akurasi anggaran.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, turut mengingatkan pentingnya pola pikir kepala daerah dalam mengelola anggaran. Tito menyoroti bahwa banyak kepala daerah yang terlalu fokus pada belanja daerah tanpa berinovasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Banyak kepala daerah hanya berpikir bagaimana cara membelanjakan anggaran, bukan bagaimana meningkatkan PAD. Padahal, pengelolaan APBD yang sehat itu bukan hanya soal belanja, tapi juga bagaimana mencari sumber pendapatan baru,” ujar Tito.

Tito juga menekankan pentingnya pengembangan badan usaha milik daerah (BUMD) untuk menjadi sumber pendapatan baru. Ia memberi contoh Menteri Pekerjaan Umum Maruarar Sirait, yang dianggap mampu meningkatkan PAD dengan pendekatan kreatif jika menjabat sebagai kepala daerah.

“Pemimpin dengan latar belakang entrepreneur pasti akan berpikir bagaimana menambah pendapatan untuk memperingan beban belanja program,” tambah Tito. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Gubernur Pemprov Kalsel, H. Muhidin Buka MTQ XXXVII Kalsel di Marabahan

RETORIKABANUA.ID, BATOLA – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi membuka Musabaqah...

Bang Dhin Buka Pagelaran Wayang Kulit Edisi Bulan Bung Karno di Desa Sidomulyo

TANAH BUMBU – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Anggota...

Barata Banua Football Academy Resmi Diluncurkan, Jadi Wadah Pembinaan Pesepak Bola Muda Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Barata Banua Football Academy resmi diluncurkan di Lapangan Sepak...

DPD PDI Perjuangan Kalsel Gelar Nobar Ghost in the Cell, Bedah Kritik Sosial dan Wajah Kekuasaan

Banjarmasin — DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan nonton bareng...