RETORIKABANUA.ID, Batulicin – Para pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Bumbu turut meramaikan pembukaan acara Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e yang digelar di Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, pada Senin (5/5).
Kehadiran mereka menjadi simbol nyata dukungan terhadap pelestarian budaya dan tradisi masyarakat Bugis, yang telah lama menjadi bagian dari kekayaan budaya lokal Tanah Bumbu.
Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, menegaskan bahwa kegiatan budaya seperti Mappanre Ri Tasi’e bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum penting untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal serta memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.
“Kami di DPRD sangat mengapresiasi kegiatan ini karena merupakan warisan budaya leluhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Acara pembukaan berlangsung meriah. Sejumlah pertunjukan seni tradisional seperti tarian daerah menjadi suguhan menarik yang menghibur warga sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada pengunjung. Selain DPRD, acara ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat dan ribuan warga yang memadati kawasan pantai.
Tradisi Mappanre Ri Tasi’e sendiri merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat pesisir atas melimpahnya hasil laut, sekaligus doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran hidup para nelayan.
DPRD Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kebudayaan daerah yang tidak hanya memperkuat jati diri masyarakat, tetapi juga mendorong kemajuan sektor pariwisata berbasis budaya lokal. (thr)

Leave a comment