BANJARMASIN – Hasil evaluasi PPKM per 6 September 2021 masih menetapkan Kota Banjarmasin berstatus level 4. Padahal, dari hasil evaluasi Tim Satgas Penanganan Covid-19, ibu kota ini berada pada level 3.
Tiga indikator transmisi komunitas yang dipaparkan Dinas Kesehatan Banjarmasin memperlihatkan adanya penurunan level itu.
Indikator pertama, kasus Case Confirmed (CC) mingguan periode 30 Agustus sampai dengan 5 September, yakni 207 kasus atau rata-rata 39,71/100 ribu penduduk, dan berada pada level 3.
Indikator kedua, yakni penambahan rawat inap baru 30 Agustus sampai dengan 5 September 82 kasus dengan rata-rata 11,71/100 ribu penduduk, berada di level 3.
Sedangkan, jumlah kematian 3,1/100 ribu penduduk, berada di level 3. Namun data ini berbeda dari data yang dipaparkan oleh pemerintah pusat.
Dari indikator data pusat, Banjarmasin masih berada di level 4. Seperti, peningkatan kasus 42,29/ 100 ribu penduduk, berada di level 2. Kasus rawat inap 40,27/ 100 ribu penduduk, dengan status level 4. Juga tingkat kematian berada di angka 1,96/ 100 ribu, berada di level 2.
Penetapan Banjarmasin masih berada di level 4 ditanggapi Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi. Ia menyebut jika perbedaan data tersebut akan segera dievaluasi kembali. “Akan kita coba lakukan harmonisasi,” ucapnya. (syl)



Leave a comment