BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin bersama wakilnya, Wartono, Ketua DPRD Fadliansyah, Wakil Ketua DPRD Taufik, serta Forkopimda, melakukan sidak PPKM di depan balai kota.
Rute sidak kali ini diawali di sepanjang Jalan Panglima Batur, kemudian A Yani, terus masuk Balitra dilanjutkan lewat Karang Rejo, Trikora, Mistar Cokrokusumo, kemudian menuju A Yani, depan titik peyekatan di dekat Bundaran Simpang Empat Banjarbaru.
Usai sidak PPKM, Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid menyampaikan, sidak ke lapangan berkaitan dengan pelaksanaan PPKM level IV.
“Kami sudah cek langsung ke lapangan. Ada beberapa titik yang melanggar terpaksa kita melakukan segel atau kita tutup. Sementara selama 1 minggu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Banjarbaru pada saat ini kita masih berada pada level IV. Kita berharap kebersamaan, kerja sama, dan juga pengertiannya,” katanya.
Dalam seminggu ke depan, pihaknya tetap akan melakukan kegiatan seperti swab kepada masyarakat yang berkumpul. Apabila nanti ditemukan positif, langsung diantar ke tempat isolasi terpadu di Banjarbaru.
“Ini adalah salah satu upaya mewujudkan Banjarbaru kondusif. Insyaallah kita berdoa bersama-sama, semoga ovid 19 di Banjarbaru sekarang di level IV segera turun ke level III.
Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, untuk penyekatan ini situasional dihitung dan diperkirakan jam berapa kemungkinan padat dan di sana akan terjadi atau dilaksanakan pemeriksaan, jadi bukan penyekatan.
“Banjarbaru adalah daerah perlintasan. Agak sulit kita melaksanakan penyekatan. Jadi kalau kita menutup Banjarbaru sehingga akses arah ke Hulu Sungai dan arah ke Tanah Bumbu, Tanah Laut, itu akan terganggu,” katanya.
Maka, tambah Aditya, disepakati untuk tidak melaksanakan penyekatan, tetapi pemeriksaan.
“Kita akan laksanakan setiap hari, dan tim yang keliling di pasar, di tempat-tempat keramaian atau kerumunan itu selalu ada. Ada tim yang berkeliling,” ucapnya. (tf)


Leave a comment