HULU SUNGAI UTARAKALSEL

KPK Tetapkan Bupati HSU Tersangka Korupsi

432

AMUNTAI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid sebagai tersangka kasus korupsi.

Kepastian tersebut disampaikan langsung Ketua KPK Firli Bahuri, saat konferensi pers di Gedung KPK, Kamis (18/11) petang.

Penetapan AW sebagai tersangka baru diterangkan Firli sebagai hasil proses penyidikan sejak 15 September lalu. “Tim KPK sudah bekerja keras untuk mengumpulkan bukti. Rekan penyidik dan segenap pihak melakukan penyelidikan lengkap, kita menemukan bukti yang cukup, sore hari KPK menemukan korupsi yang dilakukan,” katanya.

Wahid diduga terlibat kasus pemberian hadiah atau janji dalam proyek irigasi di Pemkab Hulu Sungai Utara (HSU).

Sebelumnya, pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Amuntai, KPK telah mengamankan tujuh orang, tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Seiring proses penyidikan, pengumpulan barang bukti, hingga sempat menggeledah rumah dinas bupati, KPK pun akhirnya menetapkan Wahid sebagai tersangka.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan MK selaku Plt Kadis PU pada Dinas PUPRT Kabupaten HSU, sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) dan kuasa pengguna anggaran (KPA), MRH selaku Direktur CV Hanamas, dan FH selaku Direktur CV Kalpataru.

Barang bukti OTT yang disita KPK berupa dokumen dan uang tunai sejumlah Rp 345 juta.

Dalam proses penyidikan, Wahid diketahui menyepakati fee lelang dua proyek rehabilitasi irigasi di HSU. Sebanyak 15 persen fee tersebut dengan pembagian 10 persen untuk dirinya dan 5 persen untuk tersangka MK.

“Selain itu, ia diduga menerima fee dari proyek lainnya, pada tahun 2019 menerima sekitar Rp 4,6 miliar, tahun 2020 menerima fee Rp 12 miliar, dan 2021 menerima sekitar Rp 1,8 miliar,” jelasnya.

Kini, Wahid harus menjalani masa tahanan selama 20 hari di rutan negara KPK, Gedung Merah Putih. Terhitung dari tanggal 18 November hingga 7 Desember 2021. (nn)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

PDI Perjuangan Hadirkan Panggung Rakyat, 19 Musisi Jalanan Semarakkan Bulan Bung Karno 2026

BANJARMASIN – PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menghadirkan ruang hiburan sekaligus panggung kreativitas...

PDI Perjuangan Kalsel Tegaskan Ruang Aspirasi Bukan Sekadar Formalitas

BANJARMASIN – DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat...

Bukan Cuma Saat Pemilu, PDI Perjuangan Kalsel Buka Ruang Aspirasi untuk Rakyat

BANJARMASIN – Politik tidak seharusnya hanya ramai saat pemilu. Politik juga harus...

Menarik Benang Kusut, Penertiban BBM Bersubsidi

(Ambin Demokrasi) Oleh: Noorhalis Majid Penertiban atas aksi “preman” di beberapa SPBU...