AMUNTAI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) akan berfungsi sebagai tempat pengembangan diri masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Dispersip HSU Hj Lailatanur Raudhah saat Pelatihan Tata Boga dalam program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Literasi untuk Kesejahteraan, Selasa (9/11).
Ia menuturkan, kegiatan transformasi berbasis inklusi sosial ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif melalui pendayagunaan perpustakaan.
“Kegiatan ini dirasa pemerintah sangat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di Indonesia,” ucapnya.
la berharap, melalui program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, masyarakat dapat berkegiatan inovasi di perpustakaan umum maupun di perpustakaan desa.
Senada dengan itu, Bunda Baca HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid menilai program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial ini mengajak masyarakat untuk berkegiatan di perpustakaan.
“Karena itu perpustakaan sekarang diharapkan dapat menjadi jembatan masyarakat dalam sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya. (diskominfohsu/mid)



Leave a comment