PARINGIN – Dua gedung asrama milik Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Balangan dipersiapkan sebagai tempat karantina atau isolasi bagi pasien Covid-19.
Kepala Disnakertrans Balangan Syarwani mengatakan, di BLK terdapat dua asrama, putra dan putri. Masing-masing memiliki 16 kamar.
“Informasi Kepala Dinas Kesehatan Balangan, satu kamar itu diperkirakan menampung dua pasien terpapar Covid-19. Artinya asrama BLK dapat menampung hingga 64 orang pasien,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Balangan Erwan Mega Karya Latif mengatakan, penunjukan BLK sebagai tempat karantina atau isolasi merupakan arahan bupati saat rapat koordinasi terbatas Covid-19, baru-baru tadi.
Dinkes jugq menyiapkan berbagai bentuk kesiapan. Yaitu tenaga kesehatan berjaga selama 24 jam secara bergiliran, mulai perawat, dokter, apoteker, dan cleaning service.
Untuk ketersedian air bersih, tambahnya, PDAM Balangan sudah menyanggupi untuk mendsitribusikan air kalau terjadi kendala.
“Selain di BLK, kita juga menyiapkan tempat karantina di SKB sebagai bentuk antisipasi kalau memang lonjakannya lebih besar,” pungkasnya. (mfr)



Leave a comment