Banjarmasin — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, SE, M.AP, resmi berpindah dari Komisi I ke Komisi IV. Perpindahan tersebut menjadi langkah baru baginya untuk lebih fokus memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, kepemudaan, olahraga, dan kesejahteraan rakyat.
Menurut H. M. Syaripuddin, perpindahan komisi bukan hanya perubahan penugasan di internal DPRD. Amanah tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan regulasi pada sektor-sektor yang berhubungan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Komisi IV memiliki peran yang sangat strategis karena membidangi pelayanan dasar masyarakat. Pendidikan harus terus dibenahi, layanan kesehatan harus semakin mudah dijangkau, dan program kesejahteraan harus benar-benar tepat sasaran. Itu akan menjadi fokus utama saya ke depan,” ujar H. M. Syaripuddin
Ia menilai, dunia pendidikan di Kalimantan Selatan masih membutuhkan perhatian serius. Pemerataan akses pendidikan, kelayakan sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penguatan pendidikan vokasi harus terus diperjuangkan.
Pendidikan vokasi, menurutnya, perlu disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan potensi daerah agar lulusan sekolah memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk bekerja maupun membuka usaha.
“Setiap anak di Kalimantan Selatan harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat kota,” katanya.
Di bidang kesehatan, H. M. Syaripuddin menekankan pentingnya memperkuat pelayanan dasar, terutama di wilayah yang masih sulit menjangkau fasilitas kesehatan. Ketersediaan tenaga medis, kelengkapan fasilitas, serta perlindungan bagi masyarakat kurang mampu harus menjadi perhatian bersama.
“Kita tidak ingin ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan pengobatan hanya karena terkendala jarak, biaya, atau keterbatasan fasilitas. Pemerintah harus benar-benar hadir dalam menjamin kesehatan rakyat,” tegasnya.
Selain pendidikan dan kesehatan, ia juga akan memberikan perhatian terhadap perlindungan sosial, penanganan kemiskinan, peningkatan kualitas tenaga kerja, serta pemberdayaan pemuda dan olahraga.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Pengalamannya selama berada di Komisi I disebut menjadi bekal penting dalam memahami tata kelola pemerintahan, regulasi, kelembagaan, dan pelayanan publik. Pengalaman tersebut akan digunakan untuk memperkuat kerja Komisi IV agar lebih terukur dan memberikan dampak nyata.
“Saya ingin kerja Komisi IV tidak hanya selesai di ruang rapat atau pembahasan anggaran. Pengawasan harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan program pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga akan mendorong agar setiap kebijakan dan program disusun berdasarkan data, aspirasi masyarakat, serta evaluasi yang dilakukan secara berkala.
Dengan demikian, anggaran daerah tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Arah perjuangan kita jelas. Anggaran harus menjawab kebutuhan rakyat, program harus tepat sasaran, pelayanan publik harus semakin baik, dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi ukuran keberhasilan pembangunan,” tutup H. M. Syaripuddin.
Melalui penugasan barunya di Komisi IV, M. Syaripuddin menyatakan siap memperkuat perjuangan DPRD Kalimantan Selatan dalam mewujudkan pembangunan manusia yang lebih adil, merata, dan berpihak kepada masyarakat.(red)


