RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mewakili Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dan Hari Ulang Tahun ke-77 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Selasa (20/5).
Upacara berlangsung khidmat dengan diawali masuknya inspektur upacara ke lapangan. Komandan Upacara dari Polres Kotabaru, Laurensius Febrianto Lamba Wara, kemudian melaporkan kesiapan seluruh peserta untuk memulai kegiatan.

Prosesi dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh anggota Paskibraka 2025, diiringi lagu Indonesia Raya. Seluruh peserta juga mengikuti mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, khususnya pejuang ALRI Divisi IV yang mempertahankan Kalimantan.
Dalam upacara tersebut, Syairi Mukhlis memimpin pembacaan teks Pancasila, sementara Pembukaan UUD 1945 dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Kotabaru, Johanuddin.
Suasana semakin khidmat saat perwakilan Lanal Kotabaru, Ahmad Djunianto, membacakan teks Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Naskah itu menegaskan semangat perjuangan rakyat Kalimantan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Riwayat perjuangan ALRI Divisi IV juga dibacakan oleh Nurmansyah. Ia menjelaskan perjuangan rakyat Kalimantan pada masa revolusi kemerdekaan dilakukan melalui taktik gerilya yang mendapat dukungan luas masyarakat hingga lahirnya Proklamasi 17 Mei 1949 yang dipimpin Hasan Basri.
Dalam amanatnya, Syairi Mukhlis membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid. Ia mengatakan, peringatan Harkitnas menjadi momentum untuk mengingat kembali semangat persatuan bangsa sejak berdirinya Budi Utomo pada 1908.
“Tema Harkitnas tahun ini, ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga generasi penerus sebagai pondasi masa depan Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meneladani semangat perjuangan para pahlawan Kalimantan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.
Upacara ditutup dengan doa bersama, persembahan lagu “Bagimu Negeri” oleh paduan suara SMA Negeri 1 Kotabaru, serta laporan akhir komandan upacara sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan.
Peringatan ini menjadi pengingat pentingnya persatuan, semangat perjuangan dan komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ms)

