RETORIKABANUA.ID, Balikpapan – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, kembali meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan ini diberikan dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Regional Kalimantan yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (5/5).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menurunkan angka stunting dan kemiskinan dua indikator utama kesejahteraan masyarakat.
Ini merupakan penghargaan kedua yang diterima Muhidin dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, pada 27 April 2026, ia masuk dalam lima besar nasional sebagai kepala daerah dengan kinerja terbaik, sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan dari luar Pulau Jawa.
Piala penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Tempo Media, Arif Zulkifli. Dalam penilaian tersebut, kepemimpinan Muhidin dinilai berhasil menekan angka stunting dan kemiskinan secara signifikan di Kalimantan Selatan.
“Hari ini kita menghadiri penyerahan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri kepada pemerintah daerah yang berprestasi di Regional Kalimantan,” ujar H. Muhidin.
Ia menegaskan, capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah serta komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Ajang ini diikuti oleh 24 pemerintah daerah di Kalimantan yang dinilai berprestasi dalam berbagai bidang, seperti penurunan pengangguran, pengendalian inflasi, hingga inovasi pembiayaan daerah. Meski demikian, isu stunting dan kemiskinan tetap menjadi fokus utama karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia.
H. Muhidin menyebut penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi untuk terus memperkuat program strategis ke depan.
“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa tantangan ke depan masih besar. Kita harus memastikan penurunan stunting dan kemiskinan merata hingga ke desa,” tegasnya.
Momentum ini juga bertepatan dengan ulang tahun ke-68 Muhidin pada 6 Mei 2026, yang ia sebut sebagai “kado” sekaligus dorongan untuk bekerja lebih baik.
Atas capaian tersebut, Pemprov Kalsel menerima bantuan dana sebesar Rp. 3 miliar dari Kemendagri yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dana ini akan digunakan untuk mendukung program penanggulangan kemiskinan dan stunting.
H. Muhidin menambahkan, Kalimantan Selatan meraih nilai tertinggi di tingkat provinsi untuk kategori penanganan stunting dan kemiskinan. Secara nasional, Kalsel menempati posisi kedua terbaik, sekaligus menjadi yang terbaik di Regional Kalimantan.
Selain Pemprov Kalsel, sejumlah bupati di wilayah Kalimantan juga menerima penghargaan serupa dalam acara tersebut.
Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong daerah lain untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kualitas gizi anak sebagai fondasi pembangunan jangka panjang. (ms)
