RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menghadiri sekaligus mengukuhkan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kalimantan Selatan periode 2025–2029.
Kegiatan yang berlangsung hangat namun tetap khidmat ini digelar di Calamus Ballroom Rattan Inn Hotel Banjarmasin, Jumat (17/4) malam.
Turut hadir Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Ketua BKOW Kalsel, Ellyana Trisya Hasnuryadi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kalsel, M. Syarifuddin, serta sejumlah pejabat, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSMTI Pusat, Wilianto Tanta. Sebanyak 44 orang resmi dikukuhkan sebagai pengurus baru yang diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi sekaligus berperan aktif dalam pembangunan daerah.
PSMTI merupakan organisasi kemasyarakatan tingkat nasional yang mewadahi warga negara Indonesia keturunan Tionghoa. Berdiri sejak 28 September 1998, organisasi ini telah tersebar di 31 provinsi dan lebih dari 300 kabupaten/kota di Indonesia.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar kepengurusan baru dapat berkontribusi nyata, khususnya dalam memperkuat kebersamaan lintas suku dan agama di Kalimantan Selatan.
“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PSMTI Provinsi Kalsel periode 2025–2029,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan seperti PSMTI memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan dan menjaga persatuan.
“Walaupun kita berbeda suku dan agama, mari kita bersatu membangun Kalsel. Tanpa dukungan semua pihak, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Kita harus menjunjung kebersamaan,” tegasnya.
Gubernur juga mengajak seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan dan terus berkontribusi dalam mendukung program pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Umum PSMTI Pusat, Wilianto Tanta, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas dukungan yang diberikan.
Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi energi positif bagi PSMTI untuk terus aktif dalam kegiatan sosial dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia berharap kepengurusan baru dapat semakin solid dan mampu menjalankan program yang bermanfaat, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga masyarakat luas.
“PSMTI harus menjadi perekat kebangsaan, memperkuat toleransi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujarnya. (ms)
