KALSELPemprov Kalsel

Komisi IX DPR RI Kunjungi Kalsel, Soroti Ketenagakerjaan dan Program MBG

144

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menerima kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI di Aula Rapat H. Abrani Sulaiman, Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Jumat (20/2).

Rombongan Komisi IX yang dipimpin Wakil Ketua Komisi, Muhammad Yahya Zaini, datang dalam rangka pengawasan program di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, pembangunan keluarga, serta kesehatan pangan di Kalsel.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sekdaprov M. Syarifuddin, Pemprov Kalsel menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPR RI.

“Kunjungan ini menjadi momen yang tepat untuk membangun kemitraan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kalimantan Selatan. Kami siap menjalin komunikasi yang terbuka demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Syarifuddin.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IX menggali berbagai informasi terkait realisasi program dan alokasi anggaran yang bersumber dari APBD. Selain itu, rombongan juga memetakan berbagai persoalan masyarakat serta memantau pelaksanaan program dari instansi dan badan yang menjadi mitra kerja Komisi IX di Kalsel.

Usai pertemuan, Muhammad Yahya Zaini menyebut diskusi berlangsung tertib, interaktif, dan produktif. Namun, ia mengakui masih ada sejumlah catatan, salah satunya terkait angka ketenagakerjaan di Kalsel yang dinilai masih rendah.

“Solusinya perlu penguatan pendidikan vokasi secara intensif, baik melalui UPTP Balai Latihan Kerja dari pemerintah pusat maupun UPTD di daerah,” jelasnya.

Pertemuan juga membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang perkembangannya dinilai cukup signifikan di Kalsel. Meski demikian, terdapat satu kasus penolakan terhadap program tersebut.

“Kami meminta pemerintah daerah melakukan pendekatan dan edukasi agar program prioritas Presiden ini bisa diterima semua pihak,” harap Yahya.

Dalam kesempatan itu, turut dilakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian dan beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan kepada sejumlah penerima. Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cenderamata antara Pemprov Kalsel dan Komisi IX DPR RI.

Pertemuan ini dihadiri seluruh anggota Komisi IX DPR RI, kepala SKPD terkait, instansi vertikal, serta sejumlah mitra kerja Komisi IX, di antaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, BKKBN, BPOM, BPJS Kesehatan, serta Badan Gizi Nasional dan BP3MI. (ms)

Related Articles

Bang Dhin Tegaskan Target PAD Harus Realistis untuk Mendorong Pembangunan Kalimantan Selatan

BANJARBARU – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin...

13 Puskesmas Tanpa Dokter, Bang Dhin Desak Pemprov Bergerak Cepat

BANJARMASIN — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin atau...

Jalan Rusak, Sekolah Sesak, Kampung Gelap: Sarniah Tagih Tanggung Jawab Pemerintah

TANAH BUMBU — Warga Kampung Tuyan, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, mengeluhkan...

Gubernur Kalsel, H. Muhidin Pastikan Kalsel Segera Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN

RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan...