RETORIKABANUA.ID, Balangan – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Balangan pada Senin (12/1) menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah. Ketua DPRD Balangan, Linda Wati, menekankan bahwa penanganan bencana harus beralih dari sekadar bantuan darurat menjadi strategi mitigasi yang permanen dan terukur.
“Penanganan banjir tidak boleh berhenti saat air surut. Kita perlu langkah mitigasi yang terencana dan berkelanjutan agar siklus bencana ini bisa diputus,” tegas Linda.
Linda memaparkan tiga langkah strategis yang harus menjadi prioritas:
-
Normalisasi sungai
-
Penguatan tanggul
-
Penataan lingkungan yang ketat
Ia juga menyoroti kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang semakin kritis dan memerlukan perhatian bersama.
Selain itu, DPRD Balangan memastikan pengawasan tetap berjalan, dengan turun langsung memantau distribusi bantuan pascabencana agar tepat sasaran kepada warga yang paling membutuhkan. (asr)
