RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Panglima Batur diharapkan tidak hanya mempercantik wajah pusat kota, tetapi juga menjadi solusi pengendalian banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Muhammad Syahrial, menegaskan pentingnya memastikan saluran air di bawah trotoar berfungsi optimal. Menurutnya, proyek ini harus menjadi contoh penataan kota yang memadukan estetika dan fungsionalitas.
“Kami ingin trotoar Panglima Batur bukan sekadar jalur pejalan kaki, tapi juga sistem drainase yang efektif agar tidak terjadi genangan di area sekitar,” ujar Syahrial.
Syahrial menilai kualitas pekerjaan di lapangan sejauh ini cukup baik. Berdasarkan laporan Dinas PUPR Banjarbaru, progres fisik proyek telah mencapai 81 persen dan ditargetkan selesai pada 4 November 2025.
Ia menambahkan, perhatian utama DPRD saat ini adalah memastikan drainase mampu menampung dan mengalirkan air dengan baik, terutama di titik-titik rendah yang rawan tergenang.
“Kelancaran saluran air harus dijaga agar tidak menimbulkan banjir, baik di sisi jalan maupun di kawasan permukiman,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana, menjelaskan bahwa pekerjaan dilakukan dalam dua shift siang dan malam agar target penyelesaian tercapai tanpa mengorbankan kualitas.
“Kemajuan fisik sudah 82 persen dari target 77 persen. Kami optimistis proyek ini rampung tepat waktu. Catatan dari DPRD akan kami tindaklanjuti, termasuk penyesuaian utilitas seperti pipa PDAM,” kata Adi.
Proyek pembangunan trotoar dan drainase di Jalan Panglima Batur merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarbaru mempercantik kawasan pusat kota sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap potensi banjir. (ms)

Leave a comment