RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Upaya meningkatkan kualitas data sektoral sekaligus memperkuat implementasi program Satu Data Banjarbaru menjadi fokus utama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Fave Hotel Banjarbaru, Rabu (20/8).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Banjarbaru, Sri Lailana, yang hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran data dalam setiap proses pembangunan.
“Data statistik memiliki peran sangat penting dalam pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan. Dengan data yang akurat dan terkelola baik, kita bisa merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Sri Lailana.
FGD ini diikuti oleh 58 peserta dari berbagai instansi dan perangkat daerah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan koordinasi, melakukan evaluasi, serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.
Forum ini juga menjadi wadah sinergi antara para produsen data, wali data, pembina data, hingga sekretariat Satu Data Banjarbaru agar seluruh data yang dihasilkan dapat saling terintegrasi dan digunakan secara optimal.
Salah satu topik yang menarik perhatian dalam diskusi adalah dukungan terhadap inovasi Satu Pusat Data Kelurahan (SAPUTARAN) yang digagas oleh BPS Banjarbaru. Inovasi ini dinilai strategis dalam menyediakan data yang lebih akurat hingga ke tingkat kelurahan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarbaru, Asep Saputra, menyampaikan dukungan penuh terhadap program SAPUTARAN yang sejalan dengan visi pembangunan nasional.
“Saya percaya inovasi ini akan memberi dampak positif yang signifikan bagi pembangunan di Banjarbaru. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah kota untuk memberikan dukungan penuh terhadap SAPUTARAN,” ujarnya.
Data yang dihasilkan melalui SAPUTARAN Banjarbaru diharapkan dapat menjadi instrumen utama dalam mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta pengentasan kemiskinan. (ms)

Leave a comment