RETORIKABANUA.ID, Balangan – Bupati Balangan, Abdul Hadi, menunjukkan dukungannya terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah dengan secara langsung mengantar putrinya ke SMP Negeri 4 Paringin, Senin (14/7).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Balangan ini menjadi simbol kuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peran aktif ayah dalam dunia pendidikan, khususnya sejak hari pertama anak kembali ke sekolah.
“Kami, pemerintah daerah sekaligus sebagai orang tua, sangat mendukung gerakan ini. Kehadiran seorang ayah di hari pertama sekolah dapat memperkuat ikatan emosional dan memberikan motivasi bagi anak dalam menjalani pendidikannya,” ujar Bupati.
Gerakan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tujuannya adalah untuk memperkuat peran keluarga, khususnya ayah, dalam membangun karakter dan semangat belajar anak sejak dini.
Bupati Abdul Hadi memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini di SMP Negeri 4 Paringin. Ia menyebut keterlibatan ayah bukan hanya sekadar hadir secara fisik, tetapi juga wujud dukungan emosional dan moral yang berdampak besar bagi tumbuh kembang anak.
“Saya berharap, lewat gerakan ini, semakin banyak ayah yang menyadari pentingnya terlibat dalam pendidikan anak-anak mereka. Bagi yang belum sempat hadir di hari pertama, saya imbau untuk tetap menyempatkan diri di hari-hari berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 4 Paringin, Murjiah, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Gerakan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian para ayah terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak.
“Kami sangat mengapresiasi terlaksananya gerakan ini. Ini bukan hanya tentang mengantar anak ke sekolah, tetapi lebih dari itu—tentang kehadiran dan perhatian emosional yang memberi rasa aman dan semangat bagi anak,” ujar Murjiah.
Ia berharap, kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi kebiasaan positif yang terus ditumbuhkan dalam keluarga. (ms)



Leave a comment