RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru melakukan kunjungan lapangan ke Kolam Renang Idaman Banjarbaru pada Selasa (4/2). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi terkini serta membahas rencana lanjutan rehabilitasi fasilitas kolam renang tersebut.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Syamsuri, didampingi Wakil Ketua Liana, Sekretaris Sukardi, serta anggota lainnya: Putra Qomaluddin, Emir Nahl Kharisma, Intan Widia Mentari, Emi Lasari dan Takyin Baskoro. Mereka disambut oleh pengelola kolam renang dan Plt. Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru, Sri Lailana.
Dalam peninjauan tersebut, anggota dewan berdiskusi langsung dengan pengelola dan mengecek sejumlah fasilitas seperti kolam utama, ruang ganti, kamar mandi, hingga area kantin. Kunjungan juga sekaligus menilai hasil rehabilitasi tahap pertama yang telah dilakukan sebelumnya.
Ketua Komisi II, Syamsuri, menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa fasilitas yang perlu dibenahi dalam waktu dekat, termasuk rencana pembangunan kolam khusus perempuan, renovasi kantin, pintu masuk, serta ruang loker.
“Kami ingin renovasi ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, penting juga memastikan fasilitas yang sudah direnovasi bisa terus dirawat,” ujar Syamsuri.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dan pemasukan kolam renang, terutama dalam hal penjualan karcis. Pihaknya mendorong penggunaan sistem pintu masuk elektronik agar pengelolaan lebih tertib dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Target PAD dari kolam renang ini tahun 2025 sekitar Rp1,4 miliar. Kami optimistis target ini bisa dicapai, asalkan dikelola dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Disporabudpar, Sri Lailana, menyambut baik dukungan dari DPRD. Ia berharap renovasi lanjutan tahap dua nanti tidak hanya memperbaiki fasilitas, tetapi juga mendongkrak minat masyarakat untuk berkunjung dan berdampak pada peningkatan prestasi olahraga.
“Renovasi ini kami harapkan bisa memberi nilai tambah ekonomi bagi warga, serta menciptakan fasilitas olahraga yang representatif di pusat ibu kota provinsi,” pungkasnya. (ms)

Leave a comment