BANJARMASINPemko Banjarmasin

Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kalsel Soroti Isu Stunting dan Peran Perempuan dalam Pengelolaan Sampah

258

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, menghadiri Peringatan Hari Kartini ke-147 yang dirangkai dengan Halal Bihalal bersama Organisasi Wanita Provinsi Kalimantan Selatan, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Senin (21/4).

Kegiatan ini mengangkat tema “Kartini Masa Kini, Lawan Stunting dengan Pengetahuan dan Kepedulian” dan turut dihadiri Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin, Ketua TP PKK Kalsel, Fathul Jannah, unsur Forkopimda, serta organisasi wanita se-Kalsel.

Dalam sambutannya, M. Syarifuddin yang mewakili Gubernur Kalsel menekankan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini masih sangat relevan. Kini, perjuangan perempuan tidak hanya pada pendidikan dan kesetaraan, tetapi juga dalam memperjuangkan kesehatan keluarga dan penanggulangan stunting.

“Hari ini semangat itu kita hidupkan kembali dalam wajah berbeda. Kartini masa kini hadir sebagai pelindung dan penggerak kesehatan keluarga, khususnya melawan stunting,” ujar Syarifuddin.

Peringatan tahun ini juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada para “Kartini Banua” yang dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa di bidangnya masing-masing. Acara ditutup dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel.

Sebagai Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Banjarmasin sekaligus Ketua TP2S (Tim Percepatan Penurunan Stunting), Ananda mengingatkan bahwa stunting merupakan masalah kompleks yang berkaitan erat dengan isu kesehatan, pendidikan, dan kemiskinan.

“Ini bukan sekadar seremoni, tapi panggilan untuk semua pihak agar bersinergi menangani stunting. Kolaborasi dari pemerintah provinsi, kota, hingga masyarakat sangat kita harapkan,” tegas Ananda.

Tak hanya soal stunting, Ananda juga menyoroti peran penting perempuan dalam mengatasi darurat sampah yang masih dihadapi Kota Banjarmasin. Ia mengajak ibu-ibu untuk menjadi pelopor edukasi sejak dini tentang pengurangan dan pemilahan sampah dari rumah.

“Pendidikan dasar soal sampah dan lingkungan bisa dimulai dari rumah, dari peran seorang ibu. Kita ingin perempuan-perempuan di Banjarmasin dan Kalsel menjadi motor perubahan kebiasaan,” tambahnya.

Ananda berharap peringatan Hari Kartini tahun ini benar-benar menjadi momentum refleksi dan langkah nyata menuju perbaikan kualitas hidup keluarga dan lingkungan, dimulai dari peran perempuan. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemko Banjarmasin Perkuat Transformasi Digital Aparatur

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Balai Pelatihan Sumber...

Normalisasi Sungai Jadi Andalan Atasi Genangan di Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya mengurangi genangan air di...

Lindungi Anak di Dunia Digital, Orang Tua Diminta Lebih Aktif Mengawasi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Banjarmasin,...

Serapan Anggaran Rendah, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Percepatan Program

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program...