RETORIKABANUA.ID, Batulicin – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Bumbu menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Bumbu pada Senin (14/4). Rapat yang berlangsung di ruang rapat DPRD ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Andi Sadar Wijaya.
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Tanah Bumbu, Dwi Dibyo Raharjo, beserta jajaran, serta seluruh anggota Komisi III DPRD.
Dalam pertemuan tersebut, anggota Komisi III, Said Ismail Khollil Alydrus, menyampaikan keluhan warga terkait tidak berfungsinya lampu lalu lintas (traffic light) di Jalan Lingkar Kilometer 06, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat.
Menurut Said Ismail, kondisi tersebut sudah berlangsung selama empat hari terakhir dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Ia bahkan mengaku sudah tiga kali membantu korban kecelakaan di lokasi tersebut.
“Sudah empat hari lampu lalu lintas di sana mati. Saya khawatir akan terjadi kecelakaan lagi. Ini bukan hal sepele karena saya sudah beberapa kali membantu korban kecelakaan di sana,” tegasnya.
Sebagai solusi, ia mengusulkan agar aset lampu lalu lintas tersebut dihibahkan menjadi milik Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Dengan status aset daerah, penanganan kerusakan bisa dilakukan secara lebih cepat tanpa harus menunggu bantuan dari Pemerintah Provinsi.
“Kalau statusnya sudah jadi aset daerah, perbaikannya bisa segera ditindaklanjuti tanpa perlu menunggu lama,” tambahnya.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di perempatan Jalan Lingkar Kilometer 06, mengingat kondisi lampu lalu lintas yang belum berfungsi.
Menanggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Perhubungan Tanah Bumbu, Dwi Dibyo Raharjo, menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan laporan ke Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kami sudah melaporkan permasalahan ini ke Dishub Provinsi. Saat ini kami masih menunggu respon mereka. Mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Rapat ini menjadi sorotan penting karena menyangkut keselamatan warga, terutama di titik rawan kecelakaan seperti Jalan Lingkar Kilometer 06. Komisi III DPRD berharap permasalahan ini bisa segera ditangani agar tidak menimbulkan korban jiwa di kemudian hari. (thr)

Leave a comment