JAKARTAKALSEL

Kalimantan Selatan Borong 3 Penghargaan di APBD Award 2024

296

RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus pada APBD Award 2024 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/12).

Tiga penghargaan yang diraih Kalimantan Selatan mencakup kategori:

  1. Realisasi Rasio Belanja Terhadap Pendapatan Tertinggi (Peringkat Pertama)
  2. Realisasi Belanja Daerah Tertinggi (Peringkat Pertama)
  3. Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi (Peringkat Keempat)

Gubernur Kalsel, Muhidin, yang diwakili oleh Sekdaprov Roy Rizali Anwar dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel, Subhan Nor Yaumil, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan ini, yang menjadi bukti kesuksesan Kalsel dalam mengelola keuangan daerah dengan baik.

Roy Rizali Anwar menekankan, “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang berkomitmen untuk mengelola keuangan daerah secara transparan, akuntabel, dan efektif.”

Roy juga menyatakan bahwa penghargaan ini didedikasikan untuk masyarakat Kalimantan Selatan yang selalu mendukung pemerintah daerah. “Semoga kedepannya, kinerja APBD kita semakin baik dan penghargaan ini dapat terus kita pertahankan pada tahun 2025 mendatang,” tutup Roy.

Pelaksana Harian Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Muarits, melaporkan bahwa acara ini dihadiri oleh 641 peserta secara luring dan 385 peserta secara daring, termasuk kepala daerah, sekretaris daerah, serta kepala Bappeda dan Bapenda dari seluruh Indonesia.

Horas berharap, penghargaan ini dapat memotivasi pemerintah daerah lain untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan dengan memanfaatkan teknologi guna mendukung efisiensi dan akurasi anggaran.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, turut mengingatkan pentingnya pola pikir kepala daerah dalam mengelola anggaran. Tito menyoroti bahwa banyak kepala daerah yang terlalu fokus pada belanja daerah tanpa berinovasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Banyak kepala daerah hanya berpikir bagaimana cara membelanjakan anggaran, bukan bagaimana meningkatkan PAD. Padahal, pengelolaan APBD yang sehat itu bukan hanya soal belanja, tapi juga bagaimana mencari sumber pendapatan baru,” ujar Tito.

Tito juga menekankan pentingnya pengembangan badan usaha milik daerah (BUMD) untuk menjadi sumber pendapatan baru. Ia memberi contoh Menteri Pekerjaan Umum Maruarar Sirait, yang dianggap mampu meningkatkan PAD dengan pendekatan kreatif jika menjabat sebagai kepala daerah.

“Pemimpin dengan latar belakang entrepreneur pasti akan berpikir bagaimana menambah pendapatan untuk memperingan beban belanja program,” tambah Tito. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul Guru Cangkring, Ajak Masyarakat Teladani Ulama

RETORIKABANUA.ID, Tapin — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menghadiri peringatan...

Pemprov Kalsel Resmi Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Suasana haru dan khidmat menyertai pelepasan jemaah haji kloter...

Gubernur Pemprov Kalsel Dorong Ambapers Tingkatkan Pendapatan Daerah

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin mendorong perusahaan daerah PT...

Pesan Gubernur Kalsel: Pendidikan Harus Berlandaskan Keteladanan dan Keikhlasan

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan pentingnya keteladanan, keikhlasan dan...